4 Oknum Pejabat di Kota Pekanbaru Diduga Serobot Lahan Warga

Pekanbaru, Riau464 Dilihat

Pekanbaru, RiauBeritainvestigasi.com. Kuasa Hukum Hitelina Sinaga, B Fransisco Butar-Butar S.H, berharap, 2 (dua) orang Oknum Anggota DPRD Pekanbaru bersama 2 (dua) orang Oknum Polisi, segera mengembalikan hak Kliennya (korban) yakni, lahan kebun sawit yang terletak di Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang diduga sengaja diserobot dan dirampas oleh Para oknum tersebut.

“Kami sebagai Kuasa Hukum Korban berharap, agar Tanah dan Kebun Sawit milik Almarhum Maribun Pasaribu yang diduga diserobot oleh kedua oknum anggota DPRD Pekanbaru tersebut, berinisial DMS dan KH serta 2 (dua) oknum anggota Polisi berinisial JP dan G. Dimana oknum Polisi tersebut bertugas di Polda Riau (JP-red) dan Polsek Payung Sekaki Kota Pekanbaru (G-red),” ujar Butar-Butar kepada Awak Media, Rabu (29/11/2023).

Dijelaskannya, tanah milik Alm. Maribun Pasaribu yang  telah dikuasakan oleh isterinya sebagai Ahli Waris dan Pemilik hak, Hitelina Sinaga kepada Kantor Hukum Advokat/Pengacara & Konsultan Hukum, diduga telah diserobot oleh 2 (dua) orang  oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru bersama 2 (dua (2) orang oknum Polisi yang bertugas di Polsek Payung Sekaki dan satu orang lagi tugas di Polda Riau.

“Mana hati dan pikiran sehat mereka sebagai Wakil Rakyat di DPRD, kok setega itu (mereka-red) mengacaukan fikiran seorang perempuan, isteri dari almarhum dengan cara menyerobot, merampas dan menguasai lahan kebun sawit hak milik dari suami korban.Yang mana legalitas surat mereka diragukan atau diduga nihil. Bagaimana pula mereka selaku anggota DPRD itu memperjuangkan hak dan aspirasi rakyat, sementara mereka sendiri merampas hak masyarakatnya?” cetus Butar-Butar.

Sementara, surat tanah hak milik Hitelina atas nama Alm. Maribun Pasaribu semuanya lengkap, diperkuat lagi dengan adanya bukti surat keterangan dan pernyataan dari pemerintah setempat yang menyatakan bahwa pemerintah tidak pernah menerbitkan dan menandatangani surat berupa ganti rugi/keterangan tanah/peralihan hak surat, keterangan kepemilikan tanah, terkecuali kepada atas nama Maribun Pasaribu/Hitelina Sinaga.

Hal tersebut ungkapnya, sesuai dengan keterangan Davit Marihot Silaban selaku anggota DPRD Pekanbaru dari Partai PDIP disaat ditemui di Resto Cendana, Pekanbaru pada tanggal 30 Oktober 2023 lalu menyatakan, Sudah nge sum (memberikan) uang, mencapai uang yang habis sebesar Rp700 juta untuk kebun tersebut. Bukti rekaman pernyataanya Davit itu ada, tambah B Fransisco

Sementara itu Gultom yang disebut-sebut anggota Polsek Payung Sekaki Kota Pekanbaru ketika keterangannya diminta tim awak media mengatakan, “Kita ngak kenal pak Maribun Pasaribu dan kita ngak ada menyerobot lahan alm Pasaribu akan tetapi kami bersama teman dan keluarga beli dari Pak Amir dan Pak John, terimakasih.

Namun ketika disampaikan oleh awak media adanya keterangan David Marihot Silaban saat diwawancara oleh Tim Wartawan di bawah naungan Organisasi Pers Solidaritas Pers Indonesia (SPI) dan kuasa hukum ahli waris pada tanggal 30 Oktober 2023, bahwa lahan tersebut tak dibeli, kebun berupa surat tanah tidak ada terkecuali surat tanah atas nama Maribun Pasaribu, oknum anggota Polsek Payung Sekaki Pekanbaru itu tak berkomentar banyak. Hanya mengatakan,“Oh gitu yah…”.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media ini masih berusaha mengkonfirmasi kepada keempat oknum tersebut maupun ke pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *