
Ketapang, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Kesehatan merupakan hak dasar bagi setiap orang. Demikian yang menjadi harapan Warga Dusun Siantau, Desa Sintau Raya, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, agar segera ditempatkan Tenaga medis.
Hal itu disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Dusun Siantau, Simbun, kepada Awak media ini. Apa yang diharapkan bukan tanpa dasar, mengingat jarak tempuh dari Desa ke Kota Kecamatan yang cukup jauh, dan sudah dibangunnya Pokesdes.
” Kami sebagai masyarakat berharap dan memohon kepada Pemerintah khususnya Dinas Kesehatan agar segera menugaskan tenaga medis, karena kami mau berobat sangat jauh, harus ke Tayap atau ke Sungai Melayu,” ucap Simbun pada Sabtu (12/02/2022).
Selain itu, Simbun menuturkan bahwa untuk menempuh perjalanan ke kecamatan selain jauh jalannya juga banyak yang rusak.
“Saat Kami mau berobat selain jauh, jalannya juga banyak yang rusak. Ibarat pepatah kalau seperti ini, jika sakit hanya menunggu mati,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Mantan Kepala Dusun Siantau, Acuannada.
” Sudah dibangun pun Poskesdes, jika tak ada tenaga medisnya sama saja untuk tempat hantu, apalah gunanya,” ujar Acuannada.
Informasi dihimpun media ini, bahwa di Dusun Siantau telah dibangun Poskesdes sejak tahun 2019 dari aspirasi (Pokir) Usmandyanto, Anggota DPRD Ketapang dari Partai PAN. Namun pembangunan tersebut belum ada serah terimanya.
Sementara itu, Kepala Dusun Siantau saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyurati pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang.
“Kami dari Pemerintah Desa, kemarin sudah mengirim surat ke Dinas Kesehatan Ketapang, terkait permasalahan belum adanya tenaga medis di Poskesdes Siantau Raya, dan kami menunggu penyerahan secara simbolis dari intansi terkait tentang bangunan Poskesdes tersebut kepada Pemerintah Desa.
Karena selama bangunan itu selesai dibangun belum ada serah terimanya, dalam bahasa kampung belum ada pamitan berkabar ke kami Pemerintah Desa,” jelas Disma Harmika, Kadus Siantau.
Dilain pihak, Kepala Desa Siantau Raya, Mustardi mengatakan, perihal tersebut biarkan Pemerintah yang mengurusnya.
“Kalau tanggapan saya biarkan saja Pemerintah yang urusnya, itukan perlu proses. Mulai dari persiapan tempatnya, airnya, listriknya, kita harus persiapkan dulu,” terang Mustardi melalui pesan WhatsApp. (Vr).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).









