Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Kabupaten, Kepala Desa Radak Dua Kejar Penanganan Covid-19

Kepala Desa Radak 2, Buang Widianto (foto Novi).

Kubu Raya, Kalbar  – Beritainvestigasi.com. Pandemi Covid-19 yang mana pada saat ini masih menyisakan pekerjaan rumah bagi para Kepala Daerah khususnya Kepala Desa untuk mencapai target keseluruhan serta menjamin keamanan masyarakat utamanya mengenai kesehatan, kepala desa harus ekstra kerja kera melalui himbauan maupun sosialisasi. (25/02/2022).

Ditambah lagi dengan surat edaran dari Pemdes agar pemerintah desa terus melakukan pendataan capaian vaksinasi di desanya masing-masing yang ditargetkan lebih dari 70%, maka Vaksinasi menjadi bagian syarat mutlak untuk proses pembangunan di setiap desa.

Kepala Desa Radak Dua, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Buang Widiyanto saat ditemui di kantornya mengatakan,  terkait BLT/DD kita mengikuti aturan dari Pusat yaitu di Perpres No. 104 tahun 2021 bahwa untuk BLT minimal 40% dari DD dan tahapan – tahapan yang kita lakukan mulai dari Musyawarah Desa (Musdes) untuk penentuan Keluarga Penerima Manfaat  (KPM) dan Insya Allah dalam waktu dekat kita akan menyalurkan diantara BLT bulan 1 (satu) dan bulan 2 (dua) ini. Karena BLT/ DD dananya memang sudah siap dalam bulan dua ini.

Adapun sistem yang kami lakukan melalui Musdes lalu yaitu, penyeleksian, terutama untuk fakir miskin, keluarga yang di dalamnya ada orang tua yang menderita penyakit kronis dan juga keluarga miskin yang tidak mendapatkan bantuan dari pusat maupun daerah.

“Kita seleksi sesuai aturan untuk BLT /DD-nya 300 ribu perbulan setiap Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 91 KK yang menerima. Jika kita kalkulasikan kurang lebih jumlahnya 40%,” ucapnya.

Lanjut Buang, terkait vaksinasi, kita sudah mencapai 78% lebih dan kita update beberapa minggu yang lalu. Kita menugaskan Anak-anak sekolah SMA di hari libur untuk door to door mendata dengan real, dan ketemulah angka 78% tersebut.

Untuk vaksinasi anak 6 tahun ke atas, menurut laporan sudah melaksanakan vaksinasi dosis pertama dan beberapa hari ke depan akan dilaksanakan vaksinasi dosis kedua. Dan nanti kita juga akan mempertanyakan kepada pihak sekolah. Karena kedua sekolah yang ada di desa ini sudah melaksanakan vaksinasi tahap pertama.

Untuk kendala dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi ini secara teknis tidak ada. Kalau untuk individu dari masyarakat itu sendiri ada, biasanya mereka takut dikarenakan fobia ataupun termakan hoaks, ini menjadi pekerjaan rumah buat kami untuk terus meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini memang penting untuk kesehatan.

Dari angka yang tersisa tadi, kita telusuri ternyata ada alasan-alasan yang sebenarnya masih bisa kita tangani dengan sosialisasi ataupun himbauan. Dan terkait korban Covid, pada awal mulanya dulu ada 1 orang yang meninggal. Setelah itu, alhamdulillah aman, dan untuk mempercepat penanganan Covid-19 ini kita sudah menganggarkan 8% dana DD dari nominal angka Rp. 800-an juta.

“Untuk perusahaan, di desa kami tidak ada, kita hanya mempunyai lahan transmigrasi atau lahan Fasum dan lahan pekarangan dan perumahan, sementara Radak 2 (dua) hanya memiliki akses jalan untuk lewat perusahaan, dan untuk kontribusi dari pihak perusahaan itu sendiri dahulunya ada seperti CSR untuk perbaikan infrastruktur dan sekarang berubah ke Pemberdayaan seperti pelatihan-pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kerajinan dan lain-lain oleh PT. Wahana Subur Lestari,” katanya.

Tambahnya, tahun ini Desa Radak 2 (dua) diberikan kepercayaan untuk pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan pada Minggu pertama bulan Juli tepatnya di samping kantor desa. Dan mulai hari ini, kita juga sudah mempersiapkan tempatnya baik itu tempat lomba, tempat penginapan serta fasilitas-fasilitas seperti infrastruktur, dermaga dan lain-lain.

Adapun alasan kenapa MTQ diadakan di Desa Radak 2 (dua) ini karena melihat dari 10 desa yang ada di Kecamatan Terentang, kebetulan Desa Radak 2 (dua) ini lokasi lapangan untuk pembukaan dan penutupan memadai dan lokasinya tinggi, bebas banjir, Masjid terbesar, Puskesmas rawat inap, Mapolsek Terentang, dan sekolah dasar, semua terletak di Desa Radak 2 (dua).

“Terkait Qori untuk Desa Radak 2 (dua) ini memang belum ada, namun karena kami menjadi tuan rumah maka kami selaku Panitia kecamatan akan melakukan penjaringan dan merekrut ke sepuluh desa untuk Qori dari Kecamatan Terentang,” ucapnya

“Dan untuk dana untuk pelaksanaan kegiatan adalah kewenangan pemerintah kabupaten, untuk donatur ataupun kontribusi dari pihak ketiga ataupun dari pihak perusahaan juga kewenangan pemerintah kabupaten” jelasnya.

Untuk tampilan acara yang akan digelar pertama yaitu, perlombaan Qori/ Qori’ah, lomba cerdas cermat, serta Tahfiz Qur’an. Dan target, akan selesai paling cepat lima hari dan paling lama tujuh hari. Untuk kontingen itu sendiri diperkirakan maksimal 50 orang per kecamatan.

“Saya berharap dukungan dari semua pihak semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar dan mari kita membawa desa dan kecamatan kita menjadi tuan rumah agar lebih baik, dan lebih baik lagi, kita bisa menciptakan generasi Qur’ani dan Syiar agama, agar generasi kita lebih cinta kepada Al-Qur’an,” ujarnya.  ( Novi).


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *