
“Kami berharap agar para atlet ESPORTS Maluku dapat lolos Pra PON dan mengikuti PON Papua sehingga Maluku dalam cabor ESPORTS dapat sejajar dengan provinsi lain di Indonesia,” kata Jimmy dalam sambutannya saat pembukaan Pra PON di Aula Kantor DPRD Promal, Senin (06/09/2021).
Sementara itu, Sek. Pengprov ESI Maluku, Emphy Sahetapy dalam rilisnya kepada media ini, Selasa (07/09/2021) menjelaskan bahwa setelah KONI Pusat mengakui ESPORTS sebagai salah satu Cabor Prestasi di Indonesia, PB ESPORTS yang telah mempunyai kepengurusan di 34 Provinsi di Indonesia langsung menyatakan keikutsertaannya dalam PON XX Papua 2021 sebagai Cabor Eksibisi dengan mempertandingkan beberapa Devisi Game, diantaranya Mobile Legends, Free Fire, PES, PUBG dan Lokapala.
Sahetapy pun menjelaskan, dalam kualifikasi Pra PON tersebut diikuti oleh 32 Tim Mobile Legends, 203 tim Free Fire, 127 tim PUBG (untuk sementara-red) dan 74 atlet PES.
Dimana, lanjutnya, yang telah lolos ke babak Pra PON adalah Hanny Elfriano Tetelepta, Yudha Steward Tetelepta, Zulfikar A. Marasabessy, Juan Tony Astanto dan Jeremy S. Ohello yang merupakan Tim dari Kota Ambon untuk Devisi Mobile Legends.
Sementara yang telah lolos untuk Devisi Free Fire terdiri dari Ezra A. Metekohy, Clifort P. Mahubessy, Petra Pattiwaellapia dan Devolino C. Papilaya yang juga merupakan tim dari Kota Ambon.
“Sedangkan untuk Devisi PUBG babak kualifikasi baru akan dilaksanakan pada tanggal 10 September 2021,” terangnya.
Iapun menjelaskan, babak Pra PON sudah dilaksanakan sejak tanggal 6 September 2021 untuk Devisi PES yang mempertemukan Maluku vs Kepulauan Riau yang dimenangkan oleh Maluku.
“Hari ini Maluku akan berhadapan dengan Jatim,” tutupnya. (W35/Red)