Badko HMI Sumut Tolak Kenaikan Harga BBM, Serukan Kader Turun ke Jalan

Medan, Sumut2393 Dilihat

Medan, Sumut beritainvestigasi.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) menyerukan kepada kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Sumatera Utara untuk aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.

Dilihat dari titik aksi, Demonstrasi tersebut akan digelar di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Kota Medan pada pukul 14.00 WIB, Rabu (7/9/2022). Terlihat dari flyer yang disebarkan ke berbagai  grup-grup Whatsapp, yang juga dilengkapi  gambar Presiden Jokowi dan Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin berserta logo HMI.

Adapun 5 tuntutan aksi itu yakni Turunkan harga BBM, Turunkan tarif dasar listrik, Berantas Mafia Migas, Menuntut DPR membuat UU Perlindungan Data Pribadi dan Mengecam represifitas pengamanan terhadap gerakan mahasiswa.

Ketua Umum Badko HMI Sumut Abdul Rahman mengungkapkan banyak masyarakat yang menolak wacana kenaikan harga BBM bersubsidi ini karena akan berdampak bagi kehidupan mereka karena BBM ini adalah salahsatu kebutuhan masyarakat untuk beraktivitas dalam mencari rezeki dan ini juga akan berdampak untuk bahan pokok lainnya jika BBM ini naik. “Nah kita tidak mau itu, kami Badko HMI Sumut mendengar dan merasakan keluhan masyarakat tersebut dan kami akan turun ke jalan untuk meminta agar pemerintah mencabut keputusan tersebut.

” kami berada ditengah masyarakat untuk menjadi penyambung suara masyarakat kepada pemerintah melalui wakil rakyat,”  kata Abdul Rahman yang sering disapa Cak Dul dalam keterangannya kepada beritainvestigasi Selasa (30/8/2022).

Di samping itu, Sekretaris Umum Badko HMI Sumut Pangeran Siregar mengatakan di tengah pemulihan ekonomi seperti sekarang ini kami nilai tidak pas rasanya kalau pemerintah menaikkan harga BBM coba lihat  kondisi rakyat, harusnya pemerintah dapat merasakan kesusahan masyarakat sehingga pemerintah mengetahui kapan waktu yang pas untuk menaikan BBM ini bukan saat sekarang, masyarakat masih merangkak dalam memulihkan ekonominya.

Turut, Kabid PTKP Badko HMI Sumut M Julianda Arisha mengatakan alasan pemerintah menaikan BBM Bersubsidi salah satunya karena ingin BBM Bersubsidi ini tepat sasaran kan, namun kenyataannya tidak, kami menganggap ini bentuk ketidakmampuan Pertamina dalam menseleksi siapa yang berhak dan pantas mendapatkan BBM bersubsidi, dan hak itu menurut kami bukan sebuah alasan untuk pemerintah dapat menaikan BBM harusnya Pertamina dapat memberikan trobosan terkait persoalan penyaluran BBM bersubsidi ini.

“Tapi apabila pemerintah tetap ngotot akan menaikan BBM bersubsidi ini kami Badko HMI Sumut bersama dengan rakyat akan turun ke jalan untuk melakukan sebuah penolakan atas kebijakan pemerintah terkait kenaikan BBM bersubsidi karena dapat membuat rakyat sengsara, mana katanya pemerintah ada untuk rakyat agar sejahtera dan merdeka, ” tutup pria yang akrab disapa Nanda.

( Gunawan, S )