
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan dan Perum Bulog, sebagai langkah konkret pemerintah untuk menjaga kestabilan pangan dan meringankan beban masyarakat. Setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras sebagai bagian dari jaring pengaman sosial.
AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Lingga, melalui AKP Mayson Syafri, Kapolsek Daik Lingga menegaskan bahwa kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas di setiap kegiatan sosial bukan hanya soal pengamanan, melainkan wujud nyata peran Polri sebagai bagian dari denyut kehidupan masyarakat.
“Personel kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya secara aman dan tertib, sekaligus memperkuat silaturahmi dan membangun kepercayaan. Ini bagian dari komitmen Polri dalam mendampingi program-program kemanusiaan,” ujar AKP Mayson.
Di lapangan, Brigadir Nofri tidak sekadar berdiri sebagai petugas. Ia aktif membantu mengangkat karung beras, membagikan langsung ke tangan warga, hingga memberikan pesan-pesan humanis agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan saling menghormati dalam situasi apapun.
Wajah-wajah haru dan senyum syukur tampak dari para warga yang menerima bantuan. Bagi sebagian besar dari mereka, beras bukan sekadar makanan pokok, tetapi simbol perhatian dan harapan di tengah tekanan ekonomi.
Penyaluran bantuan ini berjalan dengan lancar, penuh suasana kekeluargaan dan gotong royong. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat kembali menunjukkan bahwa dengan kebersamaan, berbagai tantangan bisa dihadapi.(Pendi)
Humas Polres Lingga