
Batam, Kepri : Beritainvestigasi.com. Perjalanan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih terus berdatangan ke Indonesia setiap harinya, melalui pintu Pelabuhan Internasional Batam Center wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Update dari data Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan PMI Senin (10/01/2022), tercatat minggu kemarin sebanyak 210 PMI dari Singapura dan Malaysia datang ke Indonesia malalui Pelabuhan Internasional Batam Center.
Dimana kedatangan tersebut pada pukul 12.55 WIB, tiba dari Tanah Merah Singapura, jumlah penumpang 13 orang (12 WNI, 1 WNA), dan pada pukul 13.20 WIB, tiba dari Tanah Merah Singapura, jumlah penumpang 13 orang (12 WNI & 1 WNA)
Kemudian sesuai prosedur yang telah di tetapkan bagi mereka yang melaksanakan perjalanan luar negri akan langsung tes swab antigen dan swab PCR pertama bertempat di Pelabuhan Internasional Batam Center.
Dari tes swab antigen dan PCR pertama, hasil yang didapat semuanya negatif, dan akan langsung menjalani karantina selama 10 x 24 jam di Rusun yang sudah disiapkan pemerintah atau karantina mandiri dengan hotel yang telah ditentukan.
“Kita Satgas terus menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah, begitu juga dalam penanganan pemulangan PMI ke indonesia, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu selaku Dansatgasus PMI selalu mengingatkan untuk cek dan rechek serta teliti dalam bertugas apalagi dalam penanganan PMI tidak bisa di anggap main – main dan juga sepele, sering di beberapa kejadian meski dalam tes pertama swab antigen dan PCR pertama di pelabuhan pada saat mereka datang dinyatakan negatif, pada tes swab PCR kedua belum tentu mereka juga mendapat hasil negatif, karena sudah kejadian di hari pertama ketika di tes negatif setelah tes kedua malah positif terkonfirmasi positif,” ucap Reza
Reza menambahkan, kepada para PMI yang sedang melaksanakan karantina agar ikuti aturan yang sudah dibuat, dan kepada para petugas pengamanan karantina agar diyakinkan untuk para PMI tidak ada yang keluar di karantina. (Wes/dpk/red).
Editor : Wesly (Asesor UKW).