Dampak Covid-19 Dalam Bidang Agama , Sosial Dan Pendidikan

Tanjungpinang – Beritainvestigasi.com. Indonesia saat ini sedang berjuang melawan virus yang lagi marak di masyarakat. yang mana sejak 2 maret 2020 presiden indonesia jokowi mengumumkan kasus pertama covid-19 di indonesia, Selasa (14/04/2020).

Sejak pengumuman itu di keluarkan pemerintah dan seluruh rakyat indonesia bekerja sama dalam mengurangi penyebaran virus covid-19 ini. Salah satunya himbauan memakai masker saat berpergian, selalu mencuci tangan dan selalu menjaga kesehatan.

Pada tanggal 16 maret 2020, presiden mengumumkan bahwa kerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah.
Saat di tetapkan semua kegiatan dirumah, banyak masyarakat yang tidak setuju, salah satunya bekerja di rumah karena masih ada dari mereka yang mendapat kan penghasilan perhari, tidak perbulan, seperti warung-warung kecil, buruh harian,dan lain-lain.

Jika mereka tidak bekerja di luar maka mereka tidak akan mendapatkan penghasilan. Di  sisi lain, ada juga dampak baik yang di timbulkan jika semua bisa mengikuti arahan pemerintah tetap berdiam diri di rumah selama waktu yang di tentukan, jika mereka berdiam diri di rumah maka mereka sudah membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran covid-19 ini.

Banyak berbagai kegiatan yang di lakukan di rumah, seperti proses belajar mengajar bagi siswa – siswi dan mahasiswa, yang mana proses belajar yang tadi nya tatap muka di gantikan dengan online seperti menggunakan aplikasi Zoom, whatshap, clasroom dan lain sebagainya.

Hal ini untuk mengurangi kegitan yang mengumpulkan massa ramai yang mana agar terhindar dari virus covid-19 ini. Walaupun proses belajar mengajar di lakukan di rumah , para pengajar tetap memberikan mereka bimbingan dan tugas melalui aplikasi online sesuai arahan pengajar masing-masing.

Di tengah krisis pandemi ini indonesia sendiri masih memiliki nilai sosial yang sangat tinggi. Hal tersebut dapat di lihat dari gerakan-gerakan oleh kelompok masyarakat untuk saling membantu. Gerakan ini sudah banyak terjadi di setiap daerah, mulai dari pembagian masker secara gratis, penyemprotan disinfektan dan pemberian hand sanitizer secara gratis.

” Hal tersebut merupakan aksi kolektif yang terbangun atas dasar satu tujuan yang menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Sebagai masyarakat indonesia kita harus membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran virus covid-19 ini. Dengan cara tetap diam di rumah, keluar hanya seperlunya sampai waktu yang di tentukan dan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan diri masing-masing, ” Ujar Janesa Pragita dari Mahasiswi Ilmu Pemerintahan kepada awak media.

( Wak Alek )