
Ponorogo, Jatim – Beritainvestigasi.com. Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro meresmikan Pabrik Minyak Kayu Putih (PMKP) Sukun Ponorogo usai dilakukan revitalisasi dengan membangun kembali dan melengkapi dengan fasilitas dan peralatan yang modern, pada Senin (04/07/2022).
PMKP Sukun ini terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo dengan luas bangunan 1,719,49 m² berdiri diatas lahan seluas 2,497,88 m² merupakan kawasan hutan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun pada petak 3G Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sukun, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukun.
PMKP Sukun Ponorogo ini dibawah pengelolaan Kesatuan Bisnis Mandiri Industri Hasil Hutan Bukan Kayu (KBM IHHBK) Perum Perhutani.
“PMKP Sukun ini perlu direvitalisasi, karena pabrik yang lama kapasitas produksinya masih kurang maksimal dan bangunan pabriknya juga sudah cukup tua, sehingga dibutuhkan bangunan pabrik baru yang dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan yang modern supaya bisa meningkatkan kapasitas produksinya,” papar Wahyu.
Jadi minyak kayu putih yang dihasilkan masih memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 06-3954-2006) dan juga masuk ke dalam standar EOA yang mensyaratkan kadar cineol memiliki nilai berkisar antara (50-65)%.
Wahyu menambahkan, PMKP Sukun Ponorogo ini akan didukung bahan baku daun kayu putih dari Perhutani KPH Madiun sebanyak 10.5554 ton, KPH Lawu Ds 199 ton dan KPH lain disekitarnya. (Wesly/Red).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).