DPW Bain Ham RI Dampingi Keluarga Korban Ungkap Misteri Kematian Syarif Junaidi Alqadri

Pontianak2767 Dilihat

Ketua Bain Ham bersama tim dan penasehat hukum mendampingi istri korban

Pontianak, Kalbar – Beritainveatigasi.com. Penyebab kematian Syarif Junaidi Alqadri (40) seorang nelayan warga Gg. Flora I kecamatan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara hingga saat ini masih misteri.

Ketua DPW Bain Ham RI Kalbar, Syariudin kepada sejumlah awak media mengatakan, Guna mencari keadilan, pihak keluarga meminta pendampingan hukum kepada pengurus DPW Bain Ham RI Kalbar.

” Istri almarhum minta bantuan kepada DPW Bain Ham RI Kalbar, untuk membantu pendampingan hukum dalam mencari keadilan, kematian suami nya atas nama Syarif Junaidi Alqarie yang meninggal di RS Siantan pada tanggal 4 September lalu, ” ungkap  Syafriudin  Sabtu (30/09/2023) di Pontianak.

Lanjut Syafriudin mengatakan, Syarifah Suaida selaku istri almarhum, merasa jangal atas kematian suami nya, dia menduga suami nya meninggal karena di bunuh, alasan nya ada tusukan di kepala luka di badan dan tulang tangan patah.

” Sampai saat ini pihak keluarga belum mendapatkan keterangan apa-apa dari pihak Polairud yang menangani kasus tersebut, ” lanjut Syafriudin

Syafriudin menerangkan, bahwa keluarga almarhum hanya mendapat kan sebuah surat dari Polairud yang menyatakan, bahwa:  1.telah melakukan pemeriksaan saksi saksi sebanyak 11 orang ,

2. Telah melakukan visum terhadap sdra Syarif Junaidi Alqadri dan telah di keluarkan hasil visum Et Revertum nomor : VER/529/IX/2023 tanggal 4 September 2023

3. Telah melakukan pemeriksaan dan pengambilan rekaman terhadap cctv yang ada di sekitar perairan.

4. telah melakukan gelar perkara pada tanggal 12 September 2023.

” Tapi hanya sepucuk surat tulisan itu saja , apa yang di terangkan di dalam surat tersebut beliau tidak ada melihat hasil nya jelasnya, ” terangnya.

Dalam pengungkapan perihal kematian yang misteri tersebut, Syafriudin didampingi DR Herman Hofi Munawar, S.Pd, S.H.,M.H.,M.Si selaku penasehat dan pengacara di Bain Ham RI Kalbar, Syarif Alex dan Martin Ja’is S.Pd, selaku tim dari DPW Bain Ham RI Kalbar.

“Dalam waktu dekat ini kami akan mendatangi pihak Polairud untuk mendalami kasus ini sampai tuntas, ” ungkapnya.

Syafriudin juga mengklarifikasi keterangan dari istri Almarhum  bahwa suaminya meninggal di rumah sakit.

“Junaidi meninggal dirumah sakit. Jadi bukan meninggal diatas sampan seperti yang diberitakan, ” pungkas Syafriudin.

(*Jon/team*)