Gubernur Ansar Ahmad Saksikan MoU Antara PLN Batam Dengan Panbil Industrial Estate Tentang Rencana Pembangunan PLTU Biomassa

Tanjungpinang – BeritaInvestigasi.Com. Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE MM hari ini, Kamis (4/3), menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara PT PLN Batam dan Panbil Industrial Estate tentang rencana pembangunan dan pengelolaan PLTU Biomassa 2 x 100 MW di Tanjung Sauh Kota Batam di Rupatama Lantai 4 Pemprov Kepri.

Kepala PLN Batam, Budi Pangestu, dalam kesempatan tersebut mengatakan rencana pengelolaan PLTU Biomassa 2 x 100 MW di Tanjung Sauh Kota Batam sudah memasuki study kelayakan yang mudah mudahan bisa secepatnya direalisasikan pembangunannya. “Kami mendukung penuh karena bagian dari alternatif penyediaan energi terbarukan yang manfaatnya cukup besar bagi masyarakat luas,” ujar Budi Pangestu.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE MM dalam kata sambutannya mengatakan PLTU Biomassa merupakan terobosan penting dalam rangka penyediaan energi yang cukup bagi masyarakat. Biomassa menjadi solusi yang penting untuk membantu suplai energi di samping minyak dan gas bumi. “Terima kasih bagi PLN Batam dan Panbil Industrial Estate yang telah mempelopori hal ini. Mudah-mudahan kehadiran PLTU Biomassa mampu menjadi magnet baru bagi berkembangnya kawasan-kawasan baru pertumbuhan ekonomi di Kepri khususnya di Batam,” jelas Ansar.

Kondisi saat ini, jelas Ansar, persoalan listrik masih menjadi perhatian serius oleh pemerintah karena masih ada beberapa daerah yang belum secara maksimal menerima asupan listrik dengan cukup.

“Kita harapkan realisasi pembangunan PLTU Biomassa membantu bertambahnya cadangan energi yang cukup bagi Kepulauan Riau,’ pungkasnya.

Dalam penandatanganan MoU tersebut dari PLN Batam dihadiri oleh Budi Pangestu sementara dari Panbil Industrial Estate ikut hadir Johanes Kenedy Aritonang. Sejumlah OPD dan tokoh masyarakat juga ikut hadir dan menyaksikan.

( Red )

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

mulai berbenah tahun 2016 hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *