
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka secara resmi TMMD ke 112 di Lapangan Dendang Melayu Jembatan 1 Barelang, Kecamatan Bulang, Kota Batam. Rabu (15/09/2021).
Menurut Gubernur, TMMD juga merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara lintas sektoral dan terpadu, baik dengan kementrian, lembaga pemerintahan non kementrian, Polri dan juga pemerintah daerah.
Kegiatan ini juga bagian dari wujud Nawacita Presiden RI Joko Widodo yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah pedesaan. Adapun sasaran akhir dari kegiatan TMMD ini adalah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memantapkan wawasan berbangsa dan bernegara.
Sementara itu Komandan Kodim 0316 Batam, Letnan Kolonel (Letkol) Kaveleri (Kav) Sigit Dharma Wiryawan, mengatakan, kegiatan TMMD ini akan dilaksanakan sekitar 1 bulan dimulai dari tanggal 15 September s/d 14 Oktober 2021 mendatang dengan melibatkan 150 personil.
Dalam kegiatan TMMD ke 112 kali ini, memfokuskan pada kegiatan fisik dan juga non fisik, seperti penyuluhan. Untuk kegiatan fisik diantaranya, pengerjaaan pengecoran jalan di Dusun Kampung Teluk Air, Kelurahan Setokok. Ada juga kegiatan pemasngan gorong gorong dan juga seminasi jalan desa.
Sedang kegiatan non fisik seperti penyuluhan, diantaranya penyuluhan mengenai keluarga berencana, protokol kesehatan, koperasi dan UMKM, Narkoba, Posyandu, kesehatan hingga kerukunan hidup bermasyarakat dan beragama.
Usai penandatanganan, acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan sembako PPKM dan juga kegiatan vaksinasi bagi masyarakat sektiar. Ada 500 vaksin yang disediakan bagi masyarakat, khususnya yang menerima vaksin.
Kegiatan juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, Danrem 033/WP, Brigjend TNI Jimmy Ramos Manalu, Wakapolda Kepri, Brigjend Pol Darmawan, Danlantamal IV, Laksamana Pertama Indarto Budiarto, Kabinda Kepri, Brigjend Pol Riza Calvian Gumay, Wakajati Kepri, Patris Yusrian Jaya, Pj Sekdaprov Kepri, Lamidi, Walikota Batam, Muhammad Rudi dan lainnya. (rfk)