
Antrean ini bagi kendaraan yang mengkonsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Saking banyaknya kendaraan, terutama truk yang membutuhkan solar, SPBU belum dibuka saja sudah terjadi antrean.
Adapun pasokan solar setiap hari, kata warga SPBU milu milu mendapatkan 8.000 liter solar, namu terkadang dalam sehari dalam sepekan dua kali masuk jadi 16.000 liter solar.
Ia menyebut, kalau 8.000 liter yang masuk warga katakan penjualan dalam sehari habis, tapi kalau yang 16.000 liter biasanya tidak habis dalam sehari.
“Mungkin juga penyebabnya sampai terjadi antrean karena pengisian solar sekarang harus menggunakan barcode,” ucap Warga yang dikutip Senin (11/12/2023).
“Untuk truk yang sudah memodifikasi tankinya tidak diisinkan untuk mengisi solar disini,” tegasnya.
Ada yang sudah teknik menggunakan dua plat nomor.
Diakuinya, dengan ketegasan yang sudah mereka buat bahkan ada yang kedapatan menggandakan plat nomor.
“Kami pernah dapati, ada yang menggandakan plat nomor agar bisa mengisi dua kali dalam sehari,” sebutnya.
Andre datang sekira pukul 5 pagi. Biasanya waktu rata-rata yang ia habiskan untuk antre solar adalah empat hingga lima jam.
Faisal, sopir mobil box baru saja tiba dan gabung dalam antrean. Ia bingung melihat panjangnya antrean (David)