
Menurut Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru, Yasir Prayuna menjelaskan, Fenomena ini disebabkan oleh pemanasan yang cukup tinggi sejak pagi hingga siang atau sore hari sehingga proses pembentukan awan menjadi masif.
“Ini biasanya terjadi pada masa-masa transisi, fenomena yang biasa terjadi biasanya angin puting beliung dan hujan es,” papar Yasir.
“Khusus untuk daerah bertopografi curam atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya, pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut,” terang Yasir mengingatkan.
Berdasarkan pantauan, hujan deras disertai serpihan Es tak hanya terjadi di daerah Panam, diketahui fenomena serupa juga terjadi di Jalan Rambutan dan Jalan Paus Kota Pekanbaru. Selain itu, BMKG Stasiun Pekanbaru juga mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi (Kuansing), Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil) pada pagi, siang dan sore hari.
Lanjut Yasir, untuk suhu udara Riau hari ini berada di angka 23.0 – 32.0 °C dengan kelembapan udara 58 – 99 %. Sementara arah angin berhembus ke Barat – Utara dengan kecepatan 10 – 30 km/jam. Sedangkan, prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau diprediksi berkisar antara 0.50 – 1,25 M (rendah),” jelas Yasir.