
Bintan – BeritaInvestigasi.Com. Hal semacam ini untuk dikatakan sehat nampaknya tak bisa dinikmati dengan bebas oleh sosok kakek renta yang satu ini yaitu Muhammad Ali Sihombing ( 65 tahun ). Di penghujung usianya yang semakin redup, ia harus berjuang untuk masa pemulihan tentang kesehatannya, Rabu (28/04/2021).
Muhammad Ali Sihombing bersama dua anaknya ini terlihat cukup sederhana. Sang istri tidak peduli dengan kesehatan sang suami yang ditinggal tanpa diketahui keberadaannya, bertempat tinggal di rumah orang yang suatu waktu akan di ambil alih oleh sang pemilik.
Mendengar kisah tentang Bapak Muhammad Ali Sihombing, Yudi Iskandar bersama Istri dan Babinsa, Koptu Juju yang kebetulan datang untuk menyambangi mendapatkan cerita. ” Biarlah Kakek terus berusaha untuk pulih seperti sedia kala demi menghidupi anak gadis yang tak kunjung mendapatkan pekerjaan,” katanya kepada awak media.
Yudi Iskandar bersama Istri dan Babinsa, Koptu Juju yang datang ikut merasakan betapa sulitnya perjuangan seorang ayah demi keluarga, yang seharusnya menjadi tulang punggung malah membuat beban kepada anak anaknya. Disela cerita yang di ungkapkan oleh Bapak Muhammad Ali Sihombing sambil membagikan sedikit dari yang tidak seberapa tentang menjalani kehidupan, sembako yang diberikan merupakan bentuk rasa empati terhadap keluarga yang meninpa Bapak Muhammad Ali Sihombing.
Bapak Muhammad Ali Sihombing sangat terharu sampai sampai meneteskan air mata demi sumbang sih dan bentuk kepedulian Bapak Yudi Iskandar, sambil mengucapkan ribuan terimakasih atas apa yang telah diberikan, semoga menjadi amal ibadah di bulan yang suci ini yaitu bulan suci Ramadhan 1442 H tahun 2021.
( Wak Lek )