Ini yang Dikeluhkan Warga Akibat Pemasangan Culvert Box di Desa Tuana Tuha

Kutai Kartanegara, Kaltim – Beritainvestigasi.com. Antrian panjang di jalan Dusun Pendamaran Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Propinsi Kalimantan Timur masih berlanjut hingga Selasa.(15/02/2022).

Proses pemasangan Gorong-gorong (Culvert Box) usai musim banjir beberapa pekan lalu cukup menyiksa pengendara.

Pasalnya, aktivitas mobilisasi kendaraan yang tidak pernah berhenti (Nonstop) berdampak luas terhadap macetnya transpotasi, kendaraan rusak, hingga naiknya harga barang.

Selain itu, pengendara harus siap dengan resiko bergotong royong di jalan berlumpur untuk bergantian menarik kendaraan mereka agar bisa lolos dari kubangan lumpur.

Banyaknya keluhan warga terkait antrian panjang di jalan Pendamaran, juga menuai protes warga terdampak terhadap pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara karena dinilai lamban mengambil tindakan perbaikan.

Ket. Foto : Mobil satu persatu menanjak di Gorong- gorong (Culvert Box)

Sementara itu, pihak pemerintah Kecamatan Kenohan, sejak awal dinilai warga cukup responsif bersama rombongan. Muspika dan warga Kenohan bahu membahu turun ke lapangan mengawal mobilisasi kendaraan dan mengurangi berbagai hambatan di lokasi antrian.

Salah seorang supir di lokasi antrian, Rudi (42), membenarkan,saya sering lihat Pak Camat sering kesini bantu-bantu mengatasi kemacetan, kadang dari pagi sampai sore beliau standby,” tutur Rudi, Senin (14/02/2022) sore.

“Iya, Saya di lokasi sekarang dari pagi sampai sore. Insya Allah hari ini ada 9 perusahaan kita arahkan untuk mengatasi jalan ini, besok ada dari Dinas PU dan Bappeda Kutai Kartanegara datang untuk menyelesaikan jalan ini. Unitnya sudah ada di daerah Tuana Tuha. Alhamdulillah semoga lancar dan cepat selesai,” tutur Camat Kenohan, Ir. H. Kaspul ( 16/02/2022 ) saat diminta keterangannya melalui sambungan telpon, Rabu (16/02/2022).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW.