Inilah Gambaran Kinerja Managemen Kebun Unit Marjandi PTPN IV

Simalungun, Sumut2901 Dilihat

Simalungun, Sumut, beritainvestigasi.com– Sangat di sayangkan Meneger kebun selaku Pimpinan Kebun Unit Marjandi PTPN IV, Selasa 18/10/2022 saat dikonfirmasi, tidak merespon informasi yang diberikan oleh awak media ini.

Selasa, 18/10/2022 team awak media ini melakukan penelusuran ke ancak kebun, terdapat temuan dilapangan yang berdampak pada penurunan capaian produksi, hingga berdampak pada kerugian BUMN, dibutuhkan kesunguh- sungguhan pada sistem tata kelola yang benar, hingga sampai pada peningkatan produktifitas serta laba.

Di informasikan :

1.Terdapat berondolan buah kelapa sawit yang tertinggal (Losis), di TPH ( tempat pengumpulan Hasil) yang didapati awak media di Adf II dan III.

2. Terdapat brondolan yang tidak dikutip dari areal pokok sawit, (piringan)

3.Terdapat Gulma / atau rerumputan yang semak belukar pada area pokok sawit.

4.Terdapat pelepah sengkleh disana- sini akibat tidak dilakukannya penunasan yang menyeluruh, hal ini pula yang di informasikan awak  media ini pada pihak managemen pengelola “Namun sangat disayangkan Meneger Kebun unit Marjandi  PTPN IV, tidak menanggapi sama sekali, saat dihubungi melalui chat wats-up di nomor  0813 XXXX X331 miliknya, terdengar suara notifikasi panggilan berdering namun diduga enggan untuk dijawab.

Lebih parahnya Asisten Adf II Ombasa Manik, saat disampaikan informasi tersebut dengan mengirimkan gambar temuan ini melalui pesan wats-up, sangat disayangkan diduga yang bersangkutan telah memblokir no awak media ini, hal ini dilihat dari status pengiriman yang hanya centang satu.

Sangat disayangkan ketidak acuhan para oknum managemen kebun unit Marjandi  PTPN PTPN IV ini, yang mana sikap tak acuhnya ini bisa saja dikategorikan tidak Aktif, dan jika benar hal tersebut sangat bertolak belakang dengan moto AKHLAK yang saat ini justru di gadang- gadang oleh BUMN( Badan Usaha Milik Negara)

Tidak putus sampai disitu, agar tercapai pada  upaya perbaikan Awak media ini akan mencoba mengkordinasikan pada level atasan yang lebih tinggi, harapannya agar dapat memberikan penindakan pada bawahannya.(Gunawan, S/ Red)

Editor, Gunawan, S