Inspektorat Rohil Diminta Audit Semenisasi Jalan Angrek Kepenghuluan Bhayangkara Jaya

Riau, Rohil525 Dilihat

Rohil, Riau – Beritainvestigasi.com. Pembangunan Semenisasi Jalan Angrek RT02, RW02, Kepenghuluan Bhayangkara Jaya (Blok A), Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau yang bersumber dari Dana Kepenghuluan (DK) Tahun 2025, diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi karena volume ketebalan, lebar, tidak sesuai. Serta penggunaan terpal plastik dan besi warmes di bagian tengah semenisasi tidak dipasang. Sabtu (19/07/2025).

Proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp. 155.200.000 dengan volume 142 m x 3 m x 0,15 m, masa 10 hari kerja.

Penilaian ini berdasarkan hasil  pantauan dan disaksikan langsung oleh Awak Media terjun langsung ke lapangan pada Selasa (16/07/2025).

Terpantau, tebal volume dan dan lebar jalan yang baru dikerjakan banyak tidak sesuai ukuran. Lebih parahnya lagi, bagian tengah semenisasi tidak menggunakan besi warmes dan terval plastik yang diduga sengaja dilakukan untuk meraup keuntungan yang mengarah ke tindak pidana korupsi (tipikor)

Terkait pekerjaan tersebut, berawal dari informasi yang dikeluhkan warga yang tidak mau dipubikasikan namanya.

“Seharusnya untuk menjaga mutu dan ketahanan pembangunan jalan semenisasi, seluruhnya harus menggunakan tulang besi (warmes) dan terpal plastik sesuai ukuran dan volume di Rencana Anggaran Biaya (RAB). Mengapa pengerjaan semenisasi di daerah kami, Bhayangkara Jaya di bagian tengah semenisasi dikosongkan dan tidak di pasang terpal dan tulang besinya (warmes)?” ungkap warga sembari bertanya kepada awak media.

Selain tidak menggunakan tulang besi (warmes), volume ukuran pengerjaan ketebalan tidak mencapai 0,15 m, begitu  juga lebar jalan, diragukan. Ada yang kurang dari 3 m.

Menurut warga, kekuatan semenisasi jalan tanpa pemakaian besi (warmes) di bagian tengah beton jalan, tentunya akan mempengaruhi dan lebih rentan mengalami kerusakan dan keretakan, karena hal ini tidak akan mampu untuk menahan beban dan tekanan dinamis, seperti bila kendaaran berat melintas atau perubahan cuaca yang nantinya akan dapat mempengaruhi.

“Karena tanpa besi (warmes) akan dapat menimbulkan daya ketahanannya rendah, sebab besi berfungsi memperkuat dan mengikat struktur. Tanpa besi, jalan akan lebih mudah rusak yang diakibatkan getaran dan cuaca ekstrem,” pungkas warga.

Untuk itu, warga meminta kepada Inspektorat Rohil dan pihak-pihak terkait segera turun untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Dikonfirmasi awak media melalui pesan chat WhatsApp pada Jumat (18/07/2025), Datin Penghulu Bhayangkara Jaya, Damelia Ritonga, selaku Penanggung jawab pengguna anggaran di desa, hingga berita ini ditayangkan, belum memberikan jawaban (bungkam).

Hal yang sama dilakukan Kepala Dinas, H. Sarman Syhroni, ST, MP, pesan chat WhatsApp yang dilayangkan pada Sabtu (19/07/2025), belum mendapat jawaban.