
Salah satunya Abdul Rani (Tokoh Pemekaran) menyampaikan agar persoalan tersebut disampaikan kepada DPRD.
” Temuilah Anggota-anggota DPRD KKU dari dapil 2 untuk minta bantuannya kebetulan bulan ini ada jadwal reses mereka ke dapilnya masing masing. Kalau nunggu APBD THN 2022 masih lama tambahan lagi tanggal 27 September 2021 ada perhelatan besar MTQ tingkat kabupaten yang di pusatkan di desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya, di sana banyak tamu yang datang nantinya,” kata Abdul Rani melalui pesan WhatsApp (22/09/2021).
Anggota DPRD dapil 2 Pulau Maya, Bung Tomo dari Praksi Golkar kepada media ini menyampaikan, bahwa jalan tersebut segera diusulkan ke Dinas agar segera di tindaklanjuti.
” Iya bang, udah kami usulkan ke PU,
akan diperbaiki dalam waktu dekat.
Dianggarkan tahun ini bang, menggunakan anggaran yang ada,” ujar Bung Tomo.
Sebelumnya diberitakan; Akibat genangan air Jalan beton menjadi runtuh, sehingga akses warga menjadi terhambat, tepatnya berada di RT 23 Dusun Dusun Kali Satu, Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara.
” Jalan ini awalnya ada lobang kecil karena ada bekas saluran parit sehingga air tergenang yang tak ada pembuangan, lalu menjadi besar dan mengakibatkan jalan jadi runtuh pada Jumat sore,” tutur Misransyah. Minggu( 19/08/2021).
Akibat runtuhnya jalan tersebut yang merupakan akses satu satunya, perekonomian jadi terhabat.
” Karena jalan ini runtuh warga yang menggunakan mobil atau Tosa tak bisa lewat, karena ini satu satunya jalan,” lanjutnya.
Untuk mengatasi putusnya jalan itu dan memperlancar mobilitas warga, Misransyah bersama Kepala Dusun dan beberapa warga berinisiatif dengan bergotong royong membuat jembatan dalurat dengan biaya swasaya pada Sabtu(18/09/2021).
” Jalan runtuh sejak Jumat Sore, kemudian kami bikin jembatan dalurat ini pada Sabtu(18/09)pagi dengan swadaya, agar aktivitas warga bisa kembali lancar, sat ini kami bikin agar bisa dilewati sepeda motor roda dua dahulu,” ujarnya.
” Kami berharap perhatian Pemerintah agar jalan ini cepat di perbaiki, baik itu Pemerintah desa maupun pemerintah Kabupaten,” pungkasnya.
Sementara itu pihak PUPR Kabupaten Kayong Utara melalui Kabid BM dan Kadis di konfirmasi melalui sambungan wha6 dan pesan SMS hingga berita ini di publis tidak ada keterangan. (Vr)