Jembatan Rusak Parah, Rawan Kecelakaan Warga Mohon Perhatian Pemerintah 

Kayong Utara1445 Dilihat

Kondisi jembatan yang disulap menggunakan potongan kayu bekas dan batang kelapa

Kayong Utara, Kalbar- Beritainvestigasi.com. Kondisi jembatan penghubung antar Dusun yang berada di desa Alur Bandung, Kecamatan Teluk Batang, Kabuoaten Kayong Utara mengalami rusak berat dan rawan kecelakaan.

Warga sekitar sudah lama mengeluhkan hal itu dan berharap adanya perhatian dan perbaikan dari pemerintah, baik itu pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten.

Seperti yang disampaikan salah seorang warga kepada media Beritainvestigasi.com beberapa waktu lalu.

” Kerusakan ini sudah lama, dan kami sudah sering menyampaikan ke pemerintah Desa agar segera diperbaiki, karena kondisi yang rusak parah itu rawan kecelakaan, dikhawatirkan akan timbul korban nantinya,” tutur warga yang minta namanya tidak tulis.

Dikutip dari ungkapan Sadiqin BPD perwakilan Dusun Pancuran, mengatakan memang kondisi jembatan ini sudah cukup parah kerusakannya karena jalan yang di lewati banyak jembatan berbahan kayu itu terletak di wilayah RT 06 Dusun Pancuran.

“Dengan kondisi yang demikian tersebut kami masyarakat sering berkoordinasi dan mengusulkan ke Pemerintah Desa serta bersama sama mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten, ya inilah keadaan nya, samapai saat ini belum terakomodir dan terialisasi. Perlu kami sampaikan juga bahkan ada beberapa jembatan sudah diatasi oleh Pemerintah Desa dengan menggunakan anggaran tanggap darurat dari sumber dana desa yang perbaikan nya pada waktu itu dikerjakan secara bergotong royong bersama warga setempat dengan tujuan untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi dengan kondisi jalan kita banyak yang menggunakan jembatan jadi kemampuan juga terbatas hanya penanggulangan saja yang bisa dilakukan, ketika agar warga masyarakat kita melawati dengan menggunakan kendaraan tidak berbahaya, “ujar Sadiqin.

Sementara itu Abdul Wahid, Kepala Desa Alur Bandung saat di konfirmasi menjelaskan bahwa untuk perbaikan sudah diusulkan ke Pemkab.

“Jembatan ini sudah sering kita koordinasikan ke PU bahkan kemaren sudah kita lakukan pengukuran juga sama pihak PU, mudah- mudahan tahun ini terlaksana pembangunan nye,” jelas Wahid dihubungi via WhatsApp Jumat(08/09/2023).

Penulis: Vr