
Kapolres Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo, S.I.K, M.Si (Han) menyampaikan, Jumat Curhat ini sebuah Program dari Bapak Kapolri dengan tujuan untuk menjalin komunikasi yang baik terhadap masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan guna menampung apa yang menjadi permasalahan di tengah-tengah masyarakat.
“Termasuk juga membahas tentang apa yang akan kita lakukan serta langkah aparat Desa kedepanya untuk menjaga situasi keamananan di wilayahnya,” ujar AKBP Pratomo saat acara di Kediaman Ustad Eddy Waluyo (Gus Wal).
Kapolres juga menyebutkan, dimana pada tahun 2023 ada penambahan yang mana kasus ini adalah kasus Pelecehan Seksual cocok untuk dibahas, terutama fenomena yang terjadi saat ini untuk saling mengingatkan terkait kegiatan kedepannya.
Kapolres juga mengingatkan penggunaan akses Internet terhadap anak agar diantisipasi terhadap dampak negatif dari Sosial Media (Sosmed), jangan biarkan anak terlalu bebas mengakses internet, apabila anak menggunakan internet secara berlebihan agar ditegur.
“Begitu juga saya minta kepada seluruh Ormas di bidang Organisasi Keagamaan dan kepada rekan-rekannya untuk tidak terprovokasi terkait isu yang menjelekkan Islam di Medsos yang dapat memecah belah Islam di kepemimpinan nasional,” tandasnya.
Kepala Desa Negeri Sakti, Gema Sukma Jaya menyampaikan, semoga pada kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi berkah pada kegiatan Jum’at Curhat dalam rangka bertukar informasi dan pikiran pada kegiatan ini.
Acara Jum’at Curhat tersebut dihadiri oleh Kasi Humas, Kompol Darwin, S.H, Kasat Binmas, AKP Matera, Kasat Intel, Iptu Dartiyo Santiko dan Bhabinkamtibmas Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Bripka Brama Deni.
Serta diikuti Kepala Desa Negeri Sakti, Gema Sukmajaya, Ustad Eddy Waluyo, Perwakilan Pondok Pesantren Diniyah Putri Lampung dan Pondok Pesantren Khodijah serta Para Kadus Desa Negeri Sakti, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Desa Negeri Sakti. (Wesly/Hms Res).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).