Kepala UPBJ Pematang Siantar Dinonjobkan, ” Diduga” Akibat tidak Akomodir Kemauan Walikota

Pematangsiantar, Sumut2341 Dilihat

Pematangsiantar, Sumut beritainvestigasi.com – Baru saja  dilantik menjadi Wali Kota Pematangsiantar, dr. Susanti Dewayani kelihatannya langsung tancap gas melakukan mutasi, demosi dan menonjoban beberapa pejabat dibawah pemerintahannya.

Salah satunya yakni Kabag UPBJ Setdako Yakni Fidelis Sembiring. Tidak secara pasti diketahui sebab musabab penonjoban Kabag UPBJ tersebut, namun beredar rumor “diduga” akibat yang bersangkutan tidak mengakomodir kemauan walikota dalam menentukan pemenang tender proyek di dinas-dinas yang ada.

Menanggapi hal tersebut, Wasekjen PB HMI Ali Siregar ” Sejatinya perombakan pejabat struktural adalah lazim di semua tingkat pemerintahan namun perlu diperhatikan bahwa ada landasan yang wajib dipatuhi dan diperhatikan oleh setiap kepala daerah”, Dalam konteks perubahan pejabat struktural di Pemko Pematang Siantar yang baru saja dilantik oleh Walikota tersebut, saya menyoroti tentang beberapa hal diantaranya ialah terkait UU No. 10 tahun 2016 disitu dijelaskan harusnya pelantikan tersebut dilakukan setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari menteri untuk penggantian pejabat dalam kurun waktu 6 bulan sejak tanggal pelantikan. Atas tidak terpenuhinya hal tersebut maka kita menilai pelantikan itu perlu untuk di kaji ulang. Jelasnya

Selanjutnya kita mendapat informasi  bahwa beredar begitu besarnya pengaruh kepentingan kelompok  dilingkaran utama walikota dalam menentukan penempatan para pejabat ASN dilingkungan pemerintahan saat ini, ini tentunya menjadi sorotan kita bersama, ASN itu ibarat mesin dalam menjalankan roda pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Tentunya berlandaskan kualifikasi dan kompetensi yang baik pula. Itulah seyogiyanya menjadi acuan walikota Pematang Siantar dalam menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat pula, bukan berdasarkan pada  kepentingan hasrat politik kelompok tertentu di lingkarannya, terlebih lagi bila kepentingannya tersebut sangat berbau pada upaya akomodir proyek semata, sangat kita sayangkan bila hal itu terjadi.

Sedangkan menganai sejumlah orang yang dirotasi, didemosi bahkan dinonjobkan ada beberapa yang kita nilai justru memiliki kemampuan dan prestasi yang baik yang mana selama menjalankan tugasnya dirasakan masyarakat  memberikan dampak positif.

Telah dilakukan konfirmasi kepada dr. Susanti Dewayani ( Walikota Pematangsiantar) melalui pesan Wats’up nya, guna memberikan keterangannya terkait hal ini, namun hingga berita ini diterbitkan belum juga memberikan tanggapannya.

Gunawan, S