
Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, S.E, MM. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi ini. Beliau berharap event ini dapat menjadi agenda tahunan yang memperkaya atraksi pariwisata di Kepulauan Riau. “Insya Allah dengan izin Pak KSAL kerjasama kita dengan TNI AL, harapan kita, event ini akan kita jadikan sebagai kalender tahunan pariwisata Kepri. Setiap tahun insya Allah akan kita dukung dengan APBD Kepulauan Riau,” ujar Gubernur.
Gubernur juga menambahkan bahwa setelah acara ini akan diadakan rapat evaluasi untuk meningkatkan skala event agar dapat dikemas menjadi event internasional. “Tanjung Pinang ini ibu kota Provinsi Kepri, beberapa event sudah kita kembangkan dan kita akan mulai rebound lagi setelah pasca pandemi COVID-19,” tambahnya.
Gubernur berharap kota Tanjung Pinang dapat menjadi kota pendukung kunjungan wisatawan dari kawasan Bintan dan Batam, sehingga length of stay para turis bisa lebih panjang di Kepulauan Riau. “Kita sedang mengemas penyengat, kemudian sepanjang jalan gurindam ini dan juga beberapa kawasan heritage seperti Akau Potong Lembu. Sebentar lagi Jalan Merdeka kita jadikan pusat kuliner malam hari juga seperti di Singapura di Arab Street,” jelas Gubernur.
Ia menambahkan bahwa hotel dan atraksi hiburan di Tanjung Pinang akan dibina agar kehidupan ekonomi di Tanjung Pinang bisa berkembang dan bangkit.
“Mudah-mudahan event ini akan membangun semangat kita untuk mencintai laut, karena laut juga bagian kehidupan penting bagi kita,” pungkasnya.
Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi di Kepulauan Riau, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap laut. (A. Ridwan)