
Tanjungpinang – Beritainvestigasi.com Siang itu, Pulau Penyengat tak diwarnai suara sirene atau langkah penegakan hukum. Yang hadir justru kehangatan, senyum tulus, dan kepedulian tanpa sekat. Bripka Zulhamsyah Putra kembali menghidupkan semangat kemanusiaan melalui Razia Perut Lapar (RPL), kali ini berkolaborasi dengan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau–Kepri, berbagi makanan dan sembako kepada warga Pulau Penyengat, Jumat (26/12).
Aksi sosial tersebut menjadi potret nyata wajah humanis Polri yang bersinergi dengan generasi muda. Puluhan mahasiswa HMI Riau–Kepri turun langsung mendampingi Bripka Zulhamsyah menyalurkan paket nasi kotak, kurma, serta bingkisan sembako kepada masyarakat, dalam kegiatan bertajuk “Nasi Umat”, program rutin HMI yang kali ini dilaksanakan di Pulau Penyengat.(26/12/2025)
Sekretaris Umum HMI Riau–Kepri, Ijal, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa bukan sekadar menjalankan agenda organisasi, melainkan panggilan nurani untuk berbagi.
“Kami hadir bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai saudara. Hari ini kami bersyukur bisa berkolaborasi dengan Razia Perut Lapar, sebuah gerakan yang benar-benar dicintai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bripka Zulhamsyah menegaskan bahwa Razia Perut Lapar bukanlah razia dalam arti penindakan, melainkan gerakan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Razia Perut Lapar adalah tentang kepedulian. Alhamdulillah hari ini kami berkolaborasi dengan HMI Riau–Kepri, sehingga semakin banyak bingkisan sembako, kurma, dan makanan siap saji yang bisa dibagikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang dengan tulus turun ke lapangan.
“Terima kasih untuk adik-adik mahasiswa HMI Riau–Kepri. Hari ini kita berbagi kebahagiaan bersama masyarakat Pulau Penyengat, dan semoga kebaikan ini membawa berkah untuk kita semua,” tambahnya.
Kegiatan diawali dengan doa bersama sekitar pukul 11.30 WIB di halaman Masjid Raya Sultan Riau. Dalam suasana khidmat tersebut, Bripka Zulhamsyah memimpin doa untuk para korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.
“Ya Allah, berikan ketabahan dan keselamatan bagi saudara-saudara kami di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Lindungilah Kepulauan Riau dari segala marabahaya. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” ucapnya.
Ijal menambahkan, keterlibatan mahasiswa semakin menguat setelah menyaksikan langsung kebahagiaan masyarakat penerima bantuan.
“Kami melihat sendiri senyum dan rasa syukur masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa peran Bripka Zulhamsyah sangat dirasakan dan mampu membawa nama baik institusi Polri melalui aksi-aksi kemanusiaan seperti ini,” tuturnya.
Ia pun menyebut Bripka Zulhamsyah sebagai figur inspiratif bagi generasi muda.
“Beliau adalah sosok teladan. Kami mendoakan semoga abangnda Bripka Zulhamsyah kelak menjadi pemimpin yang selalu hadir dan berpihak kepada masyarakat kecil,” pungkasnya.
HMI Riau–Kepri berharap kolaborasi antara Razia Perut Lapar dan program Nasi Umat ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Sinergi antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat dinilai sebagai bukti bahwa kepedulian yang lahir dari hati mampu menumbuhkan harapan dan memperkuat nilai kemanusiaan.
Di penghujung kegiatan, Bripka Zulhamsyah turut menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin atas bimbingan dan dukungan yang terus diberikan. Ia juga mengapresiasi para dermawan, organisasi mahasiswa, organisasi masyarakat, serta insan pers yang selama ini setia mendukung dan membersamai perjalanan Razia Perut Lapar.
Sumber: Rilis, (A.Ridwan)