Ketua PAC Gerindra Kembang Janggut Soroti Program MBG yang Belum Berjalan, Minta Pengawasan Diperketat

Kembang Janggut, Kukar- Beritainvestigasi.com Ketua PAC Gerindra Kecamatan Kembang Janggut, Salehudin, menyoroti belum optimalnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Kembang Janggut. Menurutnya, program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan program strategis nasional yang tidak boleh dipandang sebelah mata ataupun dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi. (5/6)

Salehudin menyampaikan bahwa hingga saat ini masyarakat masih mempertanyakan realisasi MBG di sejumlah desa di Kecamatan Kembang Janggut. Ia berharap pemerintah dan pihak-pihak yang diberi amanah menjalankan program tersebut dapat bekerja lebih serius sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Karena itu jangan sampai pelaksanaannya terkesan lambat atau tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyinggung langkah tegas pemerintah pusat terhadap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG. Kejaksaan Agung diketahui telah menetapkan dan menahan tiga mantan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) terkait dugaan korupsi dalam tata kelola program MBG tahun 2025–2026.

Menurut Salehudin, tindakan tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

“Presiden Prabowo sudah berulang kali menegaskan bahwa program MBG tidak boleh dijadikan proyek main-main, apalagi sampai disalahgunakan. Ketika di tingkat pusat saja ada pejabat yang ditindak karena dugaan penyimpangan, maka tentu pihak-pihak di level bawah juga harus berhati-hati dan bekerja sesuai aturan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Salehudin mempertanyakan efektivitas fungsi pengawasan apabila masih ditemukan pembangunan mess, dapur, atau fasilitas pendukung MBG yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kami meminta pengawas program MBG benar-benar turun ke lapangan. Jangan sampai ada bangunan dapur atau mess yang sudah dibangun tetapi tidak berfungsi maksimal. Daerah 3T justru harus menjadi prioritas karena masyarakat di sana sangat membutuhkan manfaat program ini,” katanya.

Ia menegaskan bahwa PAC Gerindra Kembang Janggut mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis sebagai program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto. Namun dukungan tersebut harus dibarengi dengan pengawasan ketat, transparansi, serta pelaksanaan yang tepat sasaran agar tujuan meningkatkan gizi dan kesejahteraan masyarakat benar-benar tercapai.

“Gerindra akan selalu berada di garis depan mengawal program Presiden Prabowo. Kami mendukung penuh MBG, tetapi kami juga ingin memastikan bahwa setiap rupiah uang rakyat digunakan sebagaimana mestinya dan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat,” tutup Salehudin. (Hos.H)