KNPI Pematangsiantar Punya Ketua Baru, Arif Harahap Janji Rangkul Semua OKP

Pematangsiantar30 Dilihat
Arif Harahap (dua dari kanan) terpilih jadi Ketua KNPI Pematangsiantar. ist

Pematangsiantar, Beritainvestigasi.com – Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar menetapkan Arif Harahap sebagai Ketua DPD KNPI Pematangsiantar periode 2026–2029. Pemilihan berlangsung di Convention Hall Siantar Hotel, Sabtu (9/5/2026).

Usai terpilih, Arif menyatakan komitmennya untuk merangkul seluruh organisasi kepemudaan (OKP) yang berada di bawah naungan KNPI, termasuk pihak-pihak yang tidak memberikan dukungan kepadanya dalam Musda.

“Semua elemen KNPI harus kembali bersatu untuk membangun organisasi kepemudaan yang solid,” kata Arif.

Dalam kesempatan itu, dia juga memaparkan arah kepemimpinannya selama tiga tahun ke depan. Ia menyebut KNPI Pematangsiantar akan diarahkan menjadi organisasi yang inklusif, memiliki kemandirian ekonomi, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Menurutnya, peran pemuda harus diperkuat tidak hanya dalam kegiatan organisasi, tetapi juga pada sektor sosial dan pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

Ketua Panitia Musda Bill Fatah Nasution, menyatakan pelaksanaan musyawarah daerah berjalan sesuai tata tertib organisasi. Di tengah dinamika forum yang sempat mengemuka, panitia tetap melanjutkan agenda sidang dengan mengacu pada aturan yang telah disepakati bersama.

Bill menjelaskan, dari total 19 peserta yang tercatat mengikuti Musda, terdapat dualisme kepesertaan yang kemudian diverifikasi panitia.

Setelah proses pengecekan dilakukan, jumlah peserta sah ditetapkan sebanyak 17 orang yang memiliki hak dalam forum pemilihan.

Pemungutan suara pun berlangsung hingga akhirnya menetapkan Arif sebagai kandidat peraih dukungan terbanyak. Dalam proses tersebut, Arif memperoleh 10 suara dari total peserta sah yang mengikuti pemilihan.

Musda Sempat Memanas

Musda XIV DPD KNPI Pematangsiantar di Siantar Hotel sempat memanas saat proses persidangan pemilihan ketua.

Kericuhan bermula ketika peserta dari Kelompok Cipayung memprotes panitia yang dituding tidak netral serta berpihak kepada salah satu calon ketua.

Ketegangan kembali terjadi saat massa mencoba masuk ke ruang sidang namun ditahan polisi, sehingga sempat terjadi aksi dorong di depan pintu ruang sidang.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak turun langsung ke lokasi hingga massa kemudian membubarkan diri. (*)