
Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S.Pd, M.Han, melalui Pasiops Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Muslih, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan berdasarkan pembagian tugas untuk memastikan seluruh gereja mendapat pengawasan yang maksimal.
“Pengamanan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah Misa Natal di tahun 2024,” ujar Kapten Inf Muslih.
Ia menambahkan, kehadiran TNI dan Polri dalam pengamanan diharapkan memberikan ketenangan kepada umat Kristiani sehingga mereka dapat beribadah dengan khusyuk tanpa khawatir adanya gangguan.
Personel Kodim 0724/Boyolali disebar di gereja-gereja dengan konsentrasi jemaat yang tinggi. Selain itu, gereja lain tetap mendapat pengamanan melalui patroli rutin.
Sinergi antara TNI, Polri, dan stakeholder terkait menjadi kunci sukses pengamanan Misa Natal tahun ini. “Komitmen kami adalah memberikan rasa aman dan sukacita bagi umat Kristiani,” tutupnya.
(Agus Rodo Kemplu/A.R)