Konsesi PT. Mayawana Persada Kebakaran, Kapolsek Seponti: Koordinatnya Arah Perawas

Kayong Utara2863 Dilihat

Terlihat dari kejauhan asap tebal mengepul dan kobaran api melahap lahan(Foto:kiriman warga) 

Kayong Utara, Kalbar – Beritainvestigasi.com.Terkait Karhutla di Lahan PT. Mayawana Persada(PT.MP)yang terjadi pada Minggu (10/09/2023) Kapolsek Seponti sampaikan penjelasan dan klarifikasi.

“Kejadiannya bukan di wilayah Seponti, tapi menurut titik koordinat itu di arah Perawas masuk wilayah Simpang Hilir dan Simpang Dua Kabupaten Ketapang, ” Terang IPDA Sudarso.

Untuk lahan yang terjadi Karhutla menurut penjelasan IPDA Sudarso memang masuk dalam konsesi PT. Mayawana Persada dan pihaknya sedang menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

” Memang masuk wikayah PT. Mayawana Persada, Seponti estate itu satuan wilayah kerja yang mencakup Seponti, Simpang Hilir bahkan sampai Simpang Dua, tapi bukan di Kecamatan Seponti,saat ini kami lagi meluncur untuk mengecek ke lokasi kebakaran, ” jelas Sudarso.

Kemudian Media konfirmasi kepada Kapolsek Simpang Hilir, menyampaikan kalau pihaknya masih berkoordinasi.

” Saya konfirmasi dulu, sementara masih dalam proses lidik, ” kata IPTU Dede Saepul Mikdar

Info Warga

Sebelumnya dikabarkan terjadi kebakar hutan dan lahan(Karhutla)di area lahan Perkebunan HTI milik PT Mayawana Persada(PT.MP) di lokasi Seponti Estate.

Informasi disampaikan warga bahwa telah terjadi kebakaran di lahan PT. MP, terpantau kobaran api menerangi gelapnya malam, dan asap mengepul keatas dari kejauhan.

” Terjadi Karhutla di lahan PT. MP di Seponti Estate, terlihat api membesar dan kepulan asap dari kejauhan, ” ujar Warga yang tak mau namanya di tulis.

Menurut warga sepengetahuannya api mulai membesar sekitar pukul 16.00 wib(pukul 4 sore) namun belum dapat dipastikan masuk wilayah desa mana.

” Ketahuan sekitar jam 4 sore, untuk wilayah belum bisa dipastikan masuk desa mana, yang jelas masuk Kecamatan Seponti, ” katanya lagi.

Dilain pihak PT. MP belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan dan awak media masih menelusuri apa penyebab kebakaran tersebut, hingga berita ini diterbitkan masih beruoaya menghubungi pihak PT. MP.

(Sandi)