
Batam, Kepri – Beritainvestigasi.com. Komisi III DPR RI mengunjungi Polda Kepri dalam rangka Kunjungan Kerja Reses masa persidangan II Tahun sidang 2021-2022.
Hadir dalam Kegiatan tersebut Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Dr. Aris Budiman M.Si, Wakil Ketua Komisi III DPR RI selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H, M.Hum, beserta Anggota dan Sekretariat Komisi III DPR RI, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri, Hari Setiyono, S.H, M.H, KA BNNP Kepri, Brigjen Pol. Drs. Henry P. Simanjuntak, MM, PLT Kepala Kanwil Kepulauan Riau Kemenkumham, Ramelan Suprihadi, S.Sos, M.Si, Wakapolda Kepri, dan Pejabat Utama Polda Kepri. Kegiatan dilaksanakan di Graha Lancang Kuning Polda Kepri. Sabtu (18/12/2021).
Saat memberikan keterangannya pada awak media, Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H, M.Hum, mengatakan, kunjungan kami ini dalam rangka kunjungan kerja Reses masa sidang kedua tahun 2021, disini kami mendengarkan masukan-masukan terkait penanganan-penanganan yang dilakukan oleh Aparat penegak hukum di sini dan juga kami sekaligus melakukan tugas konstitusional kami sebagai anggota Komisi III DPR RI yaitu tugas Pengawasan, Registrasi dan tugas Anggaran yaitu untuk mengetahui apakah anggaran yang kami berikan kepada mitra sudah betul-betul sampai ke daerah. Kemudian pengawasan yang dilakukan di pusat apakah benar-benar sudah diterapkan sampai dengan tingkat Daerah.
″Dari Pemaparannya Kapolda Kepri telah mempunyai strategi khusus dan tadi beliau sudah memaparkan semua, bagaimana cara mengatasi mulai mereka datang sampai mereka dilepas dan dijaga betul, jadi yang sudah keluar kembali ke daerah tidak ada lagi yang terkena Covid–19 dan semua sehat. Demikian juga dengan BNN kami juga mengingatkan pintu-pintu masuk karena Kepri ini wilayah rawan, pintu masuk barang-barang haram seperti Narkotika. Jadi kami juga mengingatkan agar perlu diperhatikan jalur-jalur tikus yang biasa dilewati oleh para pengedar,″ jelas Ketua Adies Kadir.
″Kami juga nantinya akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, agar mengingatkan juga kepada Duta Besar Indonesia yang berada di Malaysia agar hal-hal seperti ini pun harus diperhatikan, migran ini bisa kembali ke tanah air dengan selamat dan tidak terulang lagi peristiwa yang tidak diinginkan,″ ungkapnya. (Wes/hms/red).
Editor : Wesly (Asesor UKW).