oleh

Laporan tiga Kasus Korupsi di Kepri sedang dalam Proses, Suherman Pegiat Anti Korupsi Kepri datangi Kejaksaan Agung

 

Ket : Pegiat Anti Korupsi Suherman datangi Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (photo: Berita investigasi.Com)

Tanjungpinang-BeritaInvestigasi.Com, Pegiat anti korupsi Provinsi Kepulauan Riau, Suherman mendatangi Langsung  gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan,” Jum’at (8/10).

Ia menjelaskan kedatangannya dari kota Tanjungpinang terbang ke Jakarta semata mata untuk mempertanyakan kepastian hukum terkait 3 proses hukum dugaan tindak pidana kasus korupsi yang lagi ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri yang belum jelas ujungnya,” Ungkap Suherman.

“Iya benar saya mendatangi langsung gedung kejaksaan Agung Republik Indonesia di jakarta untuk memfollow up kembali laporan yang pernah saya berikan ke Kejaksaan Agung Republik indonesia pada 30/9/2021 yang lalu” kata Pria Muda Penggiat Anti Korupsi ini,” Senin (10/10)

Suherman menuturkan kedatangannya ke gedung kejagung Ri mendapat respon yang baik dari pegawai Kejaksaan Agung RI. Ketika dirinya masuk ke gedung Kejagung, dirinya diarahkan ke bagian penerimaan surat laporan, lalu dirinya langsung menanyakan apakah surat yang pernah di kirim lewat pos telah sampai, lalu dijawab bagian surat bahwa suratnya sudah sampai dan lagi di proses di bagian tata usaha Kejaksaan agung RI “, ujarnya

Anak Tanjungpinang Kepri ini berharap kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia perlu kiranya Provinsi kepri ini menjadi Fokus Kejagung dalam melakukan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di ranah nasional seperti halnya Kejagung dalam memberantas korupsi di pulau jawa.

” Kejaksaan Agung sependek pengatahuan saya belum ada masuk ke Kepri dalam menangani kasus korupsi, jadi kalau kejagung sudah masuk kan bisa jadi kasus nasional bukan kedaerahan lagi, Semoga Kejagung dapat masuk juga di provinsi Kepri dalam melakukan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi seperti hal nya kejagung dapat memberantas korupsi di pulau daerah jawa,” Kata Alumni Ilmu Hukum Umrah ini.

Suherman mengatakan dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada di kepri untuk mengontrol terus kinerja dari Pemerintah dalam mengambil kebijakan maupun pengelolaan anggaran

“Kami mengajak seluruh masyarakat kepri untuk aktif menjadi masyarakat pengawas anti korupsi di pemerintah provinsi maupun kabupaten kota, jika ada temuan indikasi korupai silahkan laporkan ke penegak hukum, karna UU Korupsi dan Peraturan Pemerintah memberikan hak serta penghargaan bagi masyarakat yang mau melaporkan kasus tindak pidana korupsi, dan jangan bersikap cuek atau apatis, karna ketika kita sudah cuek dan apatis itu tandanya kita tidak cinta dan sayang pada Daerah kita ini ” Tutupnya.

Sebelumnya Suherman telah  resmi melaporkan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia (30/9/2021) Pelaporan tersebut terkait  penangan 3 perkara yang sedang ditangani Kejati Kepri belum memberikan kepastian hukum arahnya kemana, adapun 3 perkara tersebut adalah perkara Tunjangan Perumahan DPRD Kabupaten Natuna, mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara Rp. 7,7Miliar, Kasus Korupsi Tukar Guling Lahan (Ruislag) Radio Republik Indonesia (RRI) di Kota Tanjungpinang merugikan keuangan Negara Rp. 13 Miliar dan Kasus Korupsi Dana Hibah di Dinas Kesbangpol Provinsi Kepri yang merugikan keuangan Negara Rp. 1.9 Miliar (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed