Lurah Tomuan Dituding Bentak dan Ancam Warga di Depan Umum, Terekam CCTV

Lurah Tomuan Mongunsidi Purba (kemeja biru) dan seorang rekannya. Tangkapan layar

Pematangsiantar, Beritainvestigasi.com – Seorang warga di Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, melaporkan Lurah Tomuan WR Mongunsidi Purba setelah terjadi perselisihan yang disertai dugaan ancaman saat cekcok mengenai parkir sepeda motor di depan rumah warga, Jumat (17/7/2026). Peristiwa tersebut disebut berlangsung di hadapan sejumlah warga dan terekam kamera pengawas (CCTV).

Warga bernama Iman, yang tinggal di Jalan Siatas Barita Gang HAR Rupino, mengatakan perselisihan bermula ketika lurah bersama seorang rekannya memarkir sepeda motor di dekat dinding rumahnya. Menurutnya, ia telah meminta agar kendaraan dipindahkan sedikit untuk menghindari kerusakan pada lantai rumah, namun permintaan tersebut tidak mendapat tanggapan.

Karena tidak direspons, Iman mengaku menggeser sendiri posisi sepeda motor itu beberapa sentimeter. Tindakan tersebut kemudian memicu adu mulut antara dirinya dengan lurah beserta rekannya.

Dalam perselisihan itu, Iman mengaku mendapat bentakan dan disebut bersikap sombong. Ia juga mengatakan identitas keluarganya dipertanyakan di depan warga yang berada di lokasi. Selain itu, ia menuding lurah melontarkan ancaman yang berkaitan dengan pelayanan administrasi di kantor kelurahan.

“Saya sudah ngomong baik-baik supaya jangan terlalu mepet dinding parkirnya, tapi mereka cuma lihatin saya. Makanya setelah (motor) saya mundurin dikit, dia (lurah) dan temannya langsung menyerang saya. Dia bilang “sombong kali kau, kau gak kenal aku?”, terus nanya warga lain saya anak siapa dan yang diluar akal sehat dia bilang gini “awas kau ada ngurus apa-apa”,” ujar Imam menirukan ucapan lurah.

Iman menyatakan kejadian tersebut disaksikan sejumlah warga sekitar. Menurutnya, rekaman CCTV di lokasi turut merekam sebagian insiden, termasuk saat dugaan ancaman itu disampaikan.

“Ada rekamannya (CCTV) pas dia marah-marah, termasuk saat ngancam akan persulit saya apabila ada keperluan di kelurahan. Warga sini juga ramai saat kejadian,” katanya.

Atas peristiwa itu, Iman meminta Pemerintah Kota Pematangsiantar maupun pihak yang berwenang melakukan pemeriksaan terhadap Lurah Tomuan dan memberikan sanksi apabila ditemukan pelanggaran.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Lurah Tomuan WR Mongunsidi Purba belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilayangkan melalui pesan singkat WhatsApp pada Jumat (17/7/2026) juga belum direspon. (*)