
Bintan – BeritaInvestigasi.com. Beberapa waktu yang lalu tepat pukul 08.00 Wib, Ketua HNSI Bintan, Baini mengaku dihubungi Intel Kapolsek Bintan Timur menanyakan sudah dapat informasi ada nelayan asal Kijang 4 orang. Kapalnya tenggelam di hantam badai gelombang besar, Sabtu (19/09/2020) tadi sore.
HNSI Kabupaten Bintan menyebut belum tahu dan nanti akan Koordinasikan dengan rekan – rekan HNSI Kabupaten Natuna untuk meminta bantuan informasi dari tim SAR wilayah sana.
HNSI Bintan komunikasi kesana ada informasi dari Rapi. Selanjutnya, PWI Perwakilan Natuna juga mengubungi Baini untuk memastikan bahwa dirinya adalah Ketua HNSI.
Terkait Nelayan Kijang sekarang sudah dititipkan sama kapal KPLP yang di Uban, Sekarang mereka sudah menuju di Tanjunguban.
” 4 orang nelayan terapung selama 3 hari 2 malam. Mengapung pakai pelampung dan jirigen. Untung ada tanker berlabuh di tengah laut, Mereka menuju ke kapal untuk minta pertolongan. Setelah naik empat orang itu sudah dalam keadaan sangat lemah, ” Ujar Baini.
Langsung orang kapal mengubungi KPLP Tanjung Uban untuk minta bantuan membawa 4 orang nelayan Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.
” Dibawa ke Rumah Sakit Busung, Baru semalam mereka minta pulang karena tidak sanggup bayar biaya rumah sakit. Sekarang sudah di rumah masing – masing masih keadaan lemas dan mengucapkan terimakasih atas kehadiran kami, ” Ungkap H Baini kepada awak media.
( Wak Alek )