
Bintan-BeritaInvestigasi.Com- Respon cepat ditunjukan oleh Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan, Muhammad Najib atas permasalahan Bagunan musholla yang ada di samping Kantor Camat Bintan Timur.
Pasalnya sejak dari tahun 2018 bangunan tersebut belum juga diserah terimakan tata kelola ke Kecamatan Bintan Timur. Hal itulah yang membuat bangunan rumah ibadah ini terkesan terabaikan, namun informasi tersebut menjadi atensi khusus dirinya untuk berkordinasi dengan dinas terkait.
“Kita tadi sudah sampaikan kepada Dinas Perkim agar aset tersebut segera diserahkan ke pada pihak Kecamatan Bintan Timur. Agar keberadaan mushola segera dapat diselesaikan, Insya Allah dalam waktu dekat perkirm akan menyerahkan aset tersebut. kita berharap semua berjalan lancar, dan baik baik saja,” ucap Najib usai mengikuti rapat bersama di Kecamatan Bintan Timur, Rabu(4/8) sore.
Sementara itu, Camat Bintan Timur M.Sofyan sangat mengapresiasi atas respon cepat dan mengucapkan terimakasi, atas kepedulian Ketua Komisi III Muhammad Najib atas kepeduliannya terhadap Mushola Kecamatan Bintan Timur.
“Sebenarnya sudah pernah kita minta sama Dinas Perkim pada tahun 2020 agar aset ini segera diserahkan cuma sampai sekarang belum ada hasilnya. Kita sangat berterima kasih atas bantuan dari Pak Dewan semoga masalah ini bisa segera diselesaikan,” Kata M.Sofyan Camat Bintan Timur.
Ditempat yang terpisah,Menanggapi saran dari masyarakat kijang, melalui pesan singkat WhatsApp dan diskusi yang beredar di Groub Forum masyarakat Bintan Timur, beberapa waktu lalu. Mestinya selaku camat saat ini harus dapat meneruskan keberadaan mushola tersebut, berkordinasi dengan pihak terkait dan memutuskan, minimal mushola tersebut dapat difungsikan untuk ibadah, walaupun hanya rampung 85% namun sudah layak sembari, pelan-pelan merampungakan pembangunannya 100%.
“Sebagai camat tentu harus punya inisiatif berbuat untuk kemajuan wilayahnya. Kalaulah tempat ibadah saja seperti itu, bagaimana dengan pelayanan lainya. Tentu ini menjadi perhatian masyarakat Bintan Timur. Sebagai pimpinan, tentu kemampuan jiwa kepemimpinanya dinilai masyarakat. (Red)