
Sangat disayangkan, pekerjaan tersebut terbengkalai dengan menghabiskan pagu anggaran Rp. 266.202.000.
Akibatnya, masyarakat menduga ada indikasi korupsi penyelewengan dana anggaran pembangunan tersebut
Saat tim awak media turun ke lapangan di Kampung Negri Jaya,
bangunan Balai Rakyat tersebut baru dibangun dinding bata merah dan atapnya saja, sedangkan lantai masih tanah yang dipenuhi rumput hijau.
Saat dikonfirmasi ke warga setempat, bahwasanya bangunan itu tidak layak huni, sampai sekarang pun masih mangkrak serta sangat mengerikan jikalau ada angin kencang, takutnya bangunan tersebut roboh dan membahayakan keselamatan warga setempat.
bahkan Triyani berjanji akan membuat Berita acara sanggup mau diselesaikan di tahun 2021, tapi sekarang sudah berganti tahun 2022, Triyani.
Agar kiranya pihak penegak hukum dan Kejaksaan turun lapangan guna mengecek pekerjaan balai rakyat tersebut dan memeriksa Triyani selaku PJ kakam Negri jaya tahun 2020. (Feri)
Editor : Wesly (Asesor Sertifikas Kompetensi Watawan/SKW.