
Hal ini diutarakannya kepada wartawan. Menurutnya, penting untuk melakukan tes Covid-19 dengan metode yang sudah ada SOPnya sehingga semakin jelas peta peredarannya di Kepulauan Riau dan Pemda nanti bisa melakukan blocking area bahkan lockdown.
“Virus Covid-19 ini sangat sulit sekali dideteksi karena orang yang kelihatan sehat pun belum tentu bebas dari virus ini, malah bisa menyebarluaskan virus jadi memang suka atau tidak karena kita relatif terlambat melakukan bloking area atau lockdown, mau tidak mau kita harus melakukan tes massal secara massif utamanya di daerah merah, saya yakin Pemprov Kepri atau tim gugus tugas memiliki datanya,” kata Suryani saat dijumpai di ruangan Kantor DPRD Kepri.
Dirinya juga berharap persoalan Covid 19 ini bisa segera teratasi dan selesai sebelum Ramadan tiba.
“Kita tentu terus berusaha dan berdoa agar persoalan ini bisa berakhir sebelum Ramadan dan kita berharap pemerintah mengambil pelajaran berharga dari peristiwa wabah Covid-19 ini,” tambah Suryani pada pukul 09.00 Wib.
Di dapilnya, tutur dia, sudah ada yang meninggal.
“Pemkab atau Pemko diharapkan bisa berkoordinasi dengan Pemprov Kepri untuk melakukan tes Covid-19 secara gratis di wilayah merah, sehingga pemetaan wilayah menjadi lebih jelas dan menjadi prioritas nanti untuk mendapatkan bantuan yang dialokasikan dalam APBD atau realokasi anggaran,” tutup Suryani kepada awak media.
( Wak Alek )