
PLB menyampaikan keluhan dari Masyarakat Kecamatan dan Suoh secara resmi melalui Biro Umum Provinsi Lampung yang ditujukan kepada Gubernur Lampung.
Ketua Umum PLB, Teuku Wahyu mengatakan, hingga kini konflik satwa Harimau di Kecamatan Suoh dan BNS belum terselesaikan. Jika hal ini tidak diatasi dengan serius, tentunya ini akan menimbulkan keresahan dan mempengaruhi perekonomian di Kecamatan BNS dan Suoh.
Lanjut Wahyu, Gubernur harus turun langsung dan jangan tutup mata untuk memikirkan saudara-saudara Kita yang ada di Kecamatan Suoh dan BNS yang selalu mengalami ketakutan dan resah akibat adanya Harimau tersebut. Tentu ini akan mempengaruhi perekonomian masyarakat karena mayoritas masyarakat di Kecamatan BNS dan Suoh adalah sebagai Petani yang harus bekerja di kebun.
“Sudah banyak korban bahkan ada yang sampai meninggal dunia, ini bukan lagi tentang Harimau tapi ini tentang nyawa Manusia. Maka dari itu, PLB mendesak Gubernur Lampung secepatnya menindaklanjuti permasalahan ini dengan serius,” pinta Teuku Wahyu.