Pentingnya Pengembangan Profesionalitas dan Karir Bagi Kinerja Karyawan

Kepri, Tanjungpinang1815 Dilihat

Penulis : Muhamad Rizki Maulana Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pembangunan Tanjungpinang
Jurusan : Manajemen

Tanjungpinang, Kepri – Beritainvestigasi.com. Profesionalitas diartikan sebagai sikap seseorang yang benar-benar menguasai profesinya dan memiliki kualitas dalam bersikap di dunia profesi yang dijalani seseorang.

Seorang karyawan di profesi apapun diharapkan memiliki sikap profesionalitas dalam dirinya. Selain berkaitan dengan kualitas kerja, seorang karyawan yang profesional juga memiliki attitude atau sikap yang baik. Sikap itu dapat berupa kemandirian, memiliki pandangan yang luas, open minded, dan dapat menghargai ide/pendapat orang lain.

Ada beberapa kriteria seorang karyawan yang dapat dibilang profesional, yang mana kriteria tersebut adalah :

Memiliki visi dalam pekerjaan.
Karyawan profesional memiliki visi tersendiri dalam hidupnya, apalagi jika ia sangat mencintai pekerjaan itu. Visi adalah rencana jangka panjang yang hendak dicapainya. Jika ia sejak awal memiliki dasar yang kuat dan visi yang jelas, maka ia akan sadar jika dalam pekerjaannya, ia telah mengembang sebuah tanggung jawab besar sehingga ketika melakukan sesuatu, ia harus memikirkannya dengan pertimbangan sebaik-baiknya agar tidak menimbulkan risiko yang merusak visi.

Berkomitmen dalam pekerjaan.
Karyawan yang profesional sangat berkomitmen dalam pekerjaannya. Ia memiliki prinsip kuat dalam melindungi citra baik perusahaan serta tidak mudah bersikap semena-mena yang mengakibatkan hancurnya nilai-nilai perusahaan dan dirinya yang telah dibangun selama ini. Dengan komitmen yang dianutnya, maka ia akan menggenggam teguh sikap profesionalitasnya.

Berintegritas tinggi.
Integritas tinggi juga diperlukan bagi karyawan profesional. Seorang profesional harus memiliki nilai integritas, kebenaran dan kejujuran. Sehingga ketika terjadi sesuatu yang mengguncang posisinya atau nilai-nilai yang selama ini dianutnya, ia tidak akan gampang goyah.

Memiliki rasa loyalitas
Dalam bekerja, seorang profesional akan merasa bahwa apa yang dikerjakannya bukanlah beban. Ia menyukai apa yang dikerjakannya dan aktif dalam bidangnya. Jika ia memiliki rasa loyalitas yang tinggi, maka ia dapat bekerja dengan kinerja yang benar-benar maksimal. Yang mana itu berarti, seorang profesional dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya dengan cara-cara yang efektif dan efisien. Rasa loyalitas pada seorang profesional juga dapat membantu dirinya untuk terus berkembang, terus belajar dan berusaha meski pernah berada di bawah. Loyalitas akan meningkatkan kinerja karyawan.

Menguasai bidangnya
Seorang profesional harus menguasai bidang yang ia kerjakan. Dia tahu apa yang harus dikerjakan, apa yang harus direncanakan, apa yang harus diperbaiki dan sebagainya. Dengan menguasai bidangnya, ia akan belajar dan mengetahui cara-cara apa yang ternyata lebih efisien dibanding cara-cara sebelumnya. Semakin ia belajar, semakin ia berkembang setiap hari. Ini mengindikasikan bahwa seseorang layak dipanggil profesional jika ia sangat menguasai bidangnya. Ia akan paham bagaimana ia akan mengatasi suatu persoalan. Kadangkala, seorang profesional juga dijadikan sebagai pemecah masalah di perusahaan.
Dalam prosesnya, seorang karyawan harus terus berlatih untuk menjadi seseorang yang profesional. Bukan tidak mungkin jika ia salah bertindak sedikit saja, akan ada banyak pasang mata yang langsung menyorotnya kejam. Dalam dunia kerja, profesional tentu menjadi harapan semua orang.

Oleh karenanya, beberapa sikap yang mengembangkan profesionalitas dapat berupa:

Memisahkan masalah pribadi dengan pekerjaan.
Seorang profesional jangan pernah membawa masalah pribadi ke lingkungan kantor. Dia yang layak disebut sebagai profesional tahu kapan ia harus bersikap dan pandai membaca situasi. Jika ia membawa masalah pribadi ke kantor, maka pekerjaannya, rekannya dan lingkungan kantor akan terdampak pula. Profesional tahu cara memisahkan masalah pribadi dengan pekerjaannya.

Fokus dalam bekerja.
Fokus dalam bekerja juga akan mengembangkan sikap profesionalitas karyawan. Dengan fokus, karyawan akan mengembangkan kemampuannya setiap hari. Semakin ia dapat berkembang dan menguasai bidangnya, ia tentu akan mampu menjadi seorang karyawan yang profesional.

Berkomunikasi secara jelas.
Orang yang profesional dapat berkomunikasi dengan jelas, apalagi dengan sesama rekan di kantornya. Tidak perlu terlalu banyak bicara namun omong kosong, hanya berbicara seperlunya namun dengan jelas dan profesional akan lebih baik.

Pengembangan profesionalitas dan karir penting bagi karyawan karena lewat proses ini, karyawan dapat meningkatkan kemampuan, minat dan bakatnya. Untuk pengembangan ini, dibutuhkan pula kinerja yang baik. Jika seorang karyawan bersikap profesional, maka dalam pengembangannya, ia akan bersemangat, berintegritas tinggi, menyelesaikan pekerjaannya dengan tepat waktu, berkontribusi positif kepada perusahaan, berperilaku baik kepada rekan sesama dan sebagainya.

Umpamakan jika seorang karyawan baru memasuki perusahaan. Jika ia berusaha untuk menjadi profesional, ia akan mengembangkan karir dan kinerjanya. Dia akan menyelesaikan pekerjaan dengan baik tanpa harus disuruh karena ia paham apa yang menjadi tanggung jawabnya. Setelahnya, ia akan tetap rendah hati dan mampu melakukan komunikasi yang baik dengan seluruh bagian perusahaan. Seiring berjalannya waktu, jika ia terus mengembangkan kemampuan, integritas dan tetap memegang teguh komitmen yang sejak awal ia tetapkan, maka ia dapat menjadi seorang profesional.

Menjadi seorang profesional tentu berbeda dengan kemampuannya ketika masih menjadi karyawan baru. Itu menandakan jika ia terus mengembangkan sikap profesional, karir, kemampuan, attitude dan komunikasinya, maka kinerjanya akan terus meningkat. Karyawan mana saja dapat menjadi seorang profesional di kemudian hari jika ia memang memiliki visi yang jelas dan tetap berkomitmen tulus kepada pekerjaannya.

Jika perusahaan memiliki banyak karyawan yang profesional, maka secara keseluruhan dalam pengelolaan sumber daya manusia, manajemen kinerjanya akan terlihat bagus dan itu dapat menaikkan image perusahaan di mata publik.  (Redaksi).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).