
Bintan-beritainvestigasi.com, Mapolsek Bintan timur mengamankan 8 remaja yang diduga akan melakukan aksi perang sarung di jalan Wacopek Kelurahan Gunung Lengkuas Kecamatan Bintan Timur. Aksi tawuran yang didominasi remaja dan pelajar tersebut segera mendapat pengamaman dari pihak kepolisian sektor Bintan timur
Melansir dari informasi yang beredar aksi perang sarung tersebut didominasi remaja dan pelajar di Kecamatan Bintan Timur. Atas kejadian tersebut Kapolsek Bintan Timur AKP Suhardi mengatakan delapan remaja yang diamankan diduga akan melakukan tauran atau aksi perang sarung.
“Telah kita amankan, dan telah kita panggil seluruh orang tua dari remaja yang terjaring dalam aksi tersebut. Harapan nya setiap orang tua mampu mengawasi, memantau dan menjaga setiap aktifitas anak anaknya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” Ujar Kapolsek Bintan Timur AKP Suhardi.
Aksi perang sarung yang selalu terjadi di kota-kota besar selalu di dominasi pelajar hingga remaja yang putus sekolah. Atas hal tersebut tidak sedikit masyarakat diresahkan akibat aksi perang sarung, karena menimbulkan korban luka akibat hantaman batu atau benda keras lainya. Fenomena perang sarung yang terjadi biasanya selalu di bulan ramadhan. Karena masih ditemukan sekelompok pemuda yang memanfaatkan moment ramadhan untuk berkumpul, nongkrong dan jalan jalan bersama teman teman menggunakan sepeda motor. Perkumpulan tersebut ada yang berdampak baik dan ada yang berdampak tidak baik. (It/red)