Perempuan Asal Tanjungpinang Diduga Terjatuh dari Kapal RoRo dalam Perjalanan ke Tambelan

TANJUNGPINANG – Beritainvestihasi.com Kabar duka menyelimuti keluarga Christina Lindasari binti Yahya, warga Perumahan Mahkota Alam Permai, Kota Tanjungpinang. Perempuan tersebut dilaporkan menjadi korban musibah saat dalam perjalanan laut menuju Tambelan menggunakan kapal RoRo dari Tanjung Uban.(29/7/2026).

Berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan keluarga dan masyarakat, korban diduga terjatuh ke laut saat kapal tengah berlayar di perairan antara Bintan dan Tambelan. Hingga saat ini, proses pencarian dan penanganan oleh pihak terkait masih menjadi perhatian berbagai pihak.

Kabar duka tersebut juga dituangkan dalam pengumuman keluarga yang menyebutkan bahwa Christina Lindasari binti Yahya wafat pada 28 Juli 2026 dan dinyatakan sebagai syahidah korban musibah kapal di perairan Tanjungpinang–Bintan.

Almarhumah diketahui merupakan warga Jalan Adi Sucipto, Perumahan Mahkota Alam Permai Blok L16 B, Kota Tanjungpinang. Keluarga besar almarhumah menyampaikan permohonan doa kepada masyarakat agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diberikan ampunan dan rahmat-Nya.

Rencananya, keluarga akan melaksanakan shalat gaib pada Kamis, 30 Juli 2026 ba’da Shalat Ashar, sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk almarhumah.

Peristiwa ini menambah duka bagi masyarakat Kepulauan Riau, khususnya warga Tanjungpinang dan Bintan. Masyarakat berharap proses penanganan musibah tersebut dapat berjalan lancar serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.”

(A.Ridwan)