
Rokan Hulu (Rohul), Riau.
Beritainvestigasi.com. Kabar gembira bagi generasi muda Bangsa Indonesia, khususnya yang berdomisili di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kecamatan Rambah Hilir sekitarnya.
Pengurus Perguruan Kung-Fu Naga Sakti Indonesia (PKNSI) besutan Guru Besar (Gubes), Parade Manurung, B.A ini melalui Ketua Penasihat Dewan Guru PKNSI, Piter Huala Manurung, Dkk telah membuka Penerimaan Pendaftaran Umum bagi Calon Peserta (Murid-red) Latihan Kung-Fu tersebut.
Bagi Masyarakat yang punya Anak masih SD – SMP boleh mendaftar (Laki-laki dan Perempuan-red) ke Panitia yang berada di Dusun Simpang D -III , Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Rohul, Riau.
“Dengan segala kerendahan hati, serta tetap menjunjung tinggi Etika dan Sumpah Pendekar, serta demi membesarkan perguruan ini, maka kami buka pendaftaran umum bagi calon murid. Kami tunggu kedatangan Bapak/Ibu untuk mendaftarkan Anak- anaknya ke Panitia,” ucap Piter Huala Manurung yang dijuluki Si Kaki Setan, kepada Awak Media Beritainvestigasi.com, Senin (20/06/2022) malam, usai memandu latihan para Murid-muridnya di Halaman SDN 026 Simpang D, Rambah Hilir.
Piter menambahkan bahwa, Sudah ada 60-an (enam puluhan) anak yang sudah mendaftar ke Panitia. Dan sedang proses seleksi penerimaan.
“Sejak Kami buka pendaftaran awal bulan Juni ini, sudah ada 60-an anak (SD dan SMP) yang daftar dan sudah 3 (tiga) kali kita adakan Latihan Dasar bagi mereka (peserta latihan-red) dan kegiatan latihan ini akan lanjut terus kedepannya dua kali seminggu, yakni setiap hari Senin dan Sabtu di halaman SDN 026 Simpang D Rambah Hilir. Kami bangga dan berterima kasih kepada Para Orangtua/Wali atas kepercayaan serta dukungannya kepada kami, PKNSI dan terimakasih kami sampaikan terkhusus kepada Abanganda Syahmadi Malau, Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rohul yang telah membantu kami sebagai Sponsor Utama. Do’a Kami, Sukses selalu buat Abanganda Syahmadi Malau dan Keluarganya,…amin,” papar Piter yang didampingi Para Dewan Pelatih dan Para Pengurus PKNSI Kolat Simpang D.
Sejarah Kung-Fu Naga Sakti Indonesia (PKNSI)
Ditanya, bagaimana sejarah Perguruan Kung-Fu dari Cina itu ke Indonesia dan apa Visi Misinya, Piter menjelaskan bahwa, ada 2 (dua) nama Maha Besar Pendiri Kung-Fu tersebut, yaitu Maha Guru Bruce Lee, mengembangkan Perguruan ini ke Eropa dan Maha Guru Brucee Liong, mengembangkan Perguruan ini ke Asia Tenggara.
Seiring berjalannya waktu, pada tahun 1989 Abang kita Guru Besar (Gubes), Parade Manurung, B.A membangun Perguruan ini mulai dari Porsea Samosir, Sumatera Utara hingga ke Pulau Sumatera lainnya dan Ke Pulau Jawa/Jakarta sekitarnya.
Kemudian pada tahun 2013 Piter Huala Manurung dipercaya untuk mengembangkan Perguruan ini keberbagai wilayah se-Indonesia dan Puji Tuhan sudah banyak Kader-kader atau Pendekar Pendekar Kung-Fu Naga Sakti yang berhasil kita latih dan bina dan sudah tersebar atau membuka kursus /latihan perguruan di wilayahnya Masing masing. Misalnya di Medan, Pematang Siantar, Samosir serta di berbagai wilayah Pulau Sumatera dan Jawa. Mereka dan Saya adalah murid atau binaan Guru Besar Abang kita Parade Manurung (PM) sebagai Ketua Guru Besar Perguruan Kung-Fu Naga Sakti Indonesia(PKNSI).
Diutarakan Piter, bahwa visi – misi di samping menjaga eksistensi Perguruan Kung-Fu Naga Sakti, juga ingin mencetak Generasi Muda Bangsa dan Negara agar punya ketrampilan di bidang seni beladiri khususnya menguasai Jurus-jurus Pamungkas Kung-Fu Naga Sakti (Kaderisasi-red). Tentu, untuk mencapai hal ini tidaklah mudah. Dibutuhkan ketekunan dalam latihan, kesabaran, kegigihan, semangat tinggi, disiplin dan kerja keras tentunya.
“Jadi Mari kita bersama sama berupaya menciptakan generasi muda yang berkualitas, berbudi pekerti yang luhur, rendah hati, berkarakter, tidak sombong atau angkuh, suka menolong orang lemah, hormat kepada siapapun apalagi kepada orang tuanya, keluarga, Guru-gurunya, teman, semuanya. Semua anak- anak ini akan kita latih menuju hal itu. Kita tanamkan prinsip ‘Ilmu Padi’ kepada setiap anak atau murid perguruan kita ini sejak dini atau sejak usia belia,” jelas Piter. (Hendron Sihombing)
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).