Peringati Hari Sumpah Pemuda ke -93, Dewan Pemuda Lintas Etnis Bangkit dan Tumbuh Untuk Indonesia Maju

Pontianak, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-93 Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat menggelar kegiatan guna membangkitkan semangat Persatuan untuk Indonesia Maju.

Kegiatan yang digelar pada Kamis(28/10/2021) bertempat di Aula Hotel Kapuas Palace, Jalan Budi Karya Kota Pontianak. Dengan mengusung tema: “Melalui Hari Sumpah Pemuda yang ke-93, Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat, Siap Bersatu, Bangkit Dan Tumbuh Untuk Indonesia Maju”.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut :
Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Kal-Bar, Drs. H. Manto. Selaku Perwakilan Gubernur Kal-bar, Wadir Bimas Selaku Perwakilan Kapolda Kal-Bar, Kodam XII Tanjung Pura, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Aster, Ketua Umum Perkumpulan Merah Putih, diwakili oleh Penasehat PMP Kalbar, Ir. Jakius Sinyor, serta unsur Pimpinan Dewan Pemuda Lintas Etnis kalimantan Barat, dan hadir juga Abah Ismaila.

Turut hadir dari Pemuda Dayak diwakili Adrianus, Willy Aseng mewakili Persatuan Pemuda Tionghoa Kal-Bar, Binarto dari Pemuda Batak Bersatu,
Indra dari Unsur Pemuda KKSS Se- Kalbar, Ketua Umum PMP Kabupaten Kubu Raya, unsur Pimpinan LSKM, Fairi, serta beberapa tokoh lainnya.

Ketua Panitia Penyelenggara, Guntur, mengatakan, moment sakral sumpah pemuda ini selain mendeklarasikan diri juga memberikan pesan kepada masayarakat Kalbar, bahwa persatuan itu di atas segalanya.

“Melalui momen ini juga kami membantu Pemerintah dalam proses membangun wilayah Kalbar agar semakin maju. Kedepan mungkin tantangannya terkait stabilitas keamanan, itu yang mungkin sering terjadi di Kalbar, sehingga hadirnya organisasi ini harus menjadi satu solusi bukan malah menjadi masalah dan tentunya kita harus bermitra dan sering berkoordinasi dengan aparat yang menaungi atau aparat yang menangani tentang itu,” jelas Guntur.

Guntur, Ketua Panitia Penyelenggara

Menurut Guntur, pihaknya ada program yang mungkin dicantumkan di dalam rapat kerja.

“Hari ini masih deklarasi. Nanti ada pelantikan kemudian ada rapat kerja dan program-program, itu nanti dituangkan di dalam melalui proses rapat dulu dan sebagainya,” terang Guntur.

Lebih lanjut Guntur menjelaskan, setelah deklarasi untuk pelantikan akan dijadwalkan bulan November.

“Untuk kepengurusan itu Insya allah bulan November, dan kita menyesuaikan waktu Ketua DPD RI Komisi IV, H. Sukiryanto. Untuk deklarasi ini ada sekitar 19 organisasi, tapi yang sifatnya pendiri itu ada tujuh organisasi dan kita strukturnya itu bukan pakai Ketua Umum, Sekretaris, tapi kita pakai Presidium, Seperti Cipayung lah,” ujar Guntur.

Di tempat yang sama, Manto, Kadis Nakertrans Provinsi Kalbar mengatakan, “Organisasi ini tentunya memperkaya hasanah keorganisasian kita dalam berbangsa dan bernegara,” katanya.

“Kita tau bahwa dinamika kehidupan sekarang ini terlebih dengan maraknya Medsos yang kalau kita tidak mampu memanejnya dengan baik itu bisa menjadi sumber konflik baru karena terhasut oleh Medsos, informasi hoax segala macam,” imbuhnya.

Drs H. Manto Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Kalbar

Manto berpendapat, keberadaan organisasi semacam ini sebenarnya mendapat instrumen baru dalam mengantisipasi potensi-potensi konflik yang akan terjadi terlebih menghadapi tahun 2024.

“Tahun politik 2024 itu menjadi sangat penting sekali keberadaan mereka seperti ini, lebih dinamis kemanapun keberadaan pemuda itu selalu jadi motor penggerak. Mau bagus mau tidak Kalimantan Barat ini sangat tergantung pada mereka,” ujarnya.

Selaku mewakili Pemerintah pihaknya menyambut positif keberadaan organisasi seperti ini, yang disebutnya sebagai miniatur indonesia.

“Kami menyambut baik Organisasi-organisasi ini, mereka tentu ikut dengan prosedur yang berlaku, pendaftaran ke Kesbangpol itu salah satu langkah wujud dari komitmen sebagai legalitas mereka tentunya,” pungkas Manto.  (Nov/Vr).