
Kegiatan Pesantren Ramadhan Muallaf sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi para mualaf. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada Jumat (13/3) di Kota Pontianak dan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, Dr. H. Ruslan, MA. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kementerian Agama Kota Pontianak, para dewan pembina dan penasehat yayasan, serta sejumlah tokoh yang terlibat dalam pembinaan mualaf.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, para penganut agama, khususnya mereka yang baru memeluk Islam, memerlukan pembinaan berkelanjutan agar pemahaman dan keyakinan mereka semakin kuat.
“Setiap pemeluk agama, terlebih mereka yang baru memeluk suatu agama, perlu mendapatkan pembinaan secara terus-menerus. Kegiatan seperti Pesantren Ramadhan Muallaf ini sangat baik dan patut didukung,” ujarnya.
Pesantren Ramadhan Muallaf ini menghadirkan sejumlah pemateri dengan topik yang berbeda setiap harinya. Pada hari pertama, materi yang disampaikan berkaitan dengan akidah dan tauhid. Hari kedua membahas tentang akhlak, adab, dan adat, sedangkan hari ketiga mengangkat tema hubungan antara agama dan budaya.
Salah satu pemateri, Hajjah Jamilah, S.Pd.I, mengaku merasa senang dapat bertemu dan berbagi ilmu dengan para mualaf. Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan pengalaman pertamanya dalam memberikan pembinaan langsung kepada para mualaf.
“Saya merasa sangat senang bisa berjumpa dengan para mualaf. Selama ini saya lebih banyak mengajar di sekolah dan mengajarkan baca Al-Qur’an di berbagai tempat, bahkan hingga di luar Pontianak,” katanya.
Selain kegiatan pembinaan, acara juga diisi dengan buka puasa bersama para mualaf. Suasana kebersamaan terlihat ketika para peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga berbuka puasa. Para peserta juga menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi dari panitia.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh empat mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Para mahasiswa tersebut juga terlibat dalam kegiatan dan mendapatkan apresiasi dari panitia.
Para dewan pembina dan penasehat Yayasan Kejayaan Muallaf Indonesia serta Lembaga Majelis Taklim Muallaf Kalbar menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pembinaan bagi para mualaf di masa mendatang.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan Muallaf ini, penyelenggara berharap para mualaf dapat memperoleh pemahaman agama yang lebih kuat serta merasa mendapatkan dukungan dan perhatian dari masyarakat Muslim.
(Verry)