
Pekanbaru, Riau – Beritainvestigasi.com. Momen lebaran menjadi tradisi masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Terlebih setelah tahun ini pemerintah ‘mengijinkan’ masyarakat mudik kampung setelah 2 tahun dilanda pandemi Covid-19.
Hal ini tentu menjadi perhatian khusus petugas Kepolisian dalam upaya menjaga serta memastikan keamanan lingkungan.
Polda Riau melakukan pemantauan di pemukiman warga dan kompleks perumahan warga dengan menggelar patroli jalan kaki, patroli sepeda, patroli bermotor roda dua hingga patroli kendaraan Roda 4.
Kapolda Riau, Irjen Moh Iqbal, S.I.K, M.H melalui Kabid Humas, Kombes Sunarto mengatakan, pihaknya bersama-sama dengan warga masyarakat di lingkungan kompleks melakukan pemantauan dan memastikan situasi Kamtibmas tetap terjaga selama sebagian warga mudik lebaran dikampung halaman.
Narto mengaku pihaknya melibatkan masyarakat dan petugas keamanan kompleks sehingga situasi dapat terjaga.
“Iya, kita libatkan masyarakat yang tidak mudik, dan juga petugas pengamanan swakarsa yang ada di kompleks pemukiman, hal demikian efektif karena mereka lebih mengenal lingkungan setempat, dan sejauh ini situasi keamanan kondusif,” sambungnya.
Disinggung tentang arus lalu lintas mudik lebaran, mantan Kabid Humas Sultra tersebut mengatakan, situasi lalu lintas pasca hari raya Idul Fitri 1443 H di jalur lintas utamanya jalur Riau-Sumatera Barat (Sumbar) masih terbilang padat.
Lebih rinci, Sunarto menjelaskan , volume kendaraan dibandingkan hari sebelumnya, Senin (02/05/2022), volume arus keluar naik sebanyak 2.456 unit atau lebih kurang sebanyak 49,44 persen. Sedangkan arus masuk ke Provinsi Riau juga mengalami kenaikan sebanyak 1.468 unit atau 59,19 persen.
Diperkirakannya, arus puncak balik mudik lebaran akan terjadi pada Jumat (06/05/2022) sampai dengan Ahad (08/05/2022). Masyarakat diminta untuk tetap terus berhati-hati selama berkendara saat mudik lebaran. Yakni dengan meningkatkan kewaspadaan serta keamanan dalam berkendara.
“Tetap utamakan keselamatan dan keamanan dalam berkendara. Periksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, pastikan menggunakan perangkat keselamatan berkendara. Seperti helm hingga sabuk pengaman untuk roda 4. Yang terpenting jangan paksakan mengemudi bila dalam keadaan mengantuk,” pinta Sunarto. (Hendron Sihombing)