
Kegiatan religius perdana ini menjadi momentum penting dalam pembinaan keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan saudara baru se-Kalimantan Barat.
Acara penutupan secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Pontianak yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah Kota Pontianak, Drs. H. Ismail. Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, penutupan MTQ berlangsung lancar serta dihadiri para peserta, official, dewan hakim, dan tamu undangan.
Kota Singkawang tampil sebagai kontingen paling dominan dalam ajang tersebut. Kontingen ini berhasil meraih Juara 1 Cabang Tartil Putri, Juara 1 Cabang Tahfidz Putra, Juara 2 Cabang Tartil Putra, serta Juara 3 Cabang Tahfidz Putri.
Prestasi juga diraih Kabupaten Kubu Raya yang berhasil memperoleh Juara 3 Cabang Tahfidz Putri.
Sementara itu, Kabupaten Ketapang menunjukkan capaian membanggakan dengan meraih Juara 1 Cabang Tahfidz Putri, Juara 3 Cabang Tahfidz Putra, dan Juara 3 Cabang Tartil Putra.
Pada Cabang Tartil Putra, Kabupaten Kapuas Hulu sukses meraih Juara 1, sedangkan Kabupaten Kayong Utara memperoleh Juara 2. Adapun Kota Pontianak berhasil meraih Juara 2 pada Cabang Tartil Putri.
Pengumuman para pemenang dibacakan langsung oleh Dewan Juri yang diketuai oleh Drs. H. Lukmanul Hakim.
Pelaksanaan MTQ perdana antar muallaf tingkat Provinsi Kalimantan Barat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an bagi para saudara baru di Kalimantan Barat.
Acara penutupan berlangsung penuh haru dan khidmat, ditutup dengan penyerahan trofi serta penghargaan kepada para pemenang dari masing-masing cabang lomba. (JonRed)