
Atas kelangkaan tersebut tidak sedikit warga Tanjongpinang mengeluhkan kelangkaan es kristal serta pembelian dengan antrian panjang di setiap pangkalan pengolahan air es kristal.
Mahmud, Kepala Pekerja Pengolahan Air Es, menyatakan bahwa kelangkaan ini disebabkan oleh cuaca panas yang berlangsung beberapa hari terakhir, ditambah dengan bulan puasa yang membuat banyak pedagang dadakan beralih menjadi penjual es cendol dan lainnya.
“Selama tiga hari terakhir, kami bisa menjual lebih dari 2000 kantong per hari. Antrian bahkan bisa mencapai pukul 19.00 malam,” ucapnya.
Terpisah, salah satu pedagang, Anto, saat diwawancarai awak media ini mengeluh bahwa dia sudah mengantri selama satu jam namun belum mendapat giliran. Bahkan jika berhasil, hanya diizinkan membeli satu kantong per orang.
Sedangkan berdasarkan keterangan dari managemen Perusahaan es kristal yakni Master Prizer, yang beralamat di Jln Engku Putri Kota Tanjongpinang menyebutkan hanya mampu mengisi es selama 45 menit dengan kapasitas 20 kantong per sesi, dengan kpasitas tersebut diharapakan bisa menyuplai permintaanb(A. Ridwan)