Tampil Memukau , Anyaman Seribu Ketupat Tembus 3 Hari

Tanjungpinang – Beritainvestigasi.com. Dalam rangka memeriahkan dan menyambut hari raya Aidil Fitri tahun 1441 hijriyah dan tahun 2020, warga Tanjungunggat Rt.1 Rw. 4 dan bersama Yayasan kita semua bersaudara telah berhasil menggelar pengayaman Seribu Ketupat dalam jangka 3 hari dengan mengikuti standarisasi kesehatan, Senin (25/05/2020).

Kegiatan tersebut tetap mengikuti arahan protokol kesehatan Dunia dan pemerintah RI soal pencegahan virus Corona, pengayaman seribu ketupat dapat pengawasan dari pihak kepolisian (Babhinkamtibmas) yang bersahaja agar kegiatan itu tidak melanggar etika kesehatan. Usai selesai pengayaman, maka di adakan perebusan khusus mulai dari pukul 9 hari Sabtu tanggal 23 Mei pagi hingga Pukul 5 Subuh taggal 24 Mei 2020 di lokasi Rt.1 Rw.4 TanjungUnggat Tanjungpinang.

Terget yang di impikan tercapai, sehingga semua ketupat itu di bagikan ke masyarakat setempat dan di luar area TanjungUnggat. Menurut ketua Yayasan kita semua Bersaudara, Amri Zubir semoga tahun hadapan kegiatan ini akan menjadi aikon wisata budaya dan tradisi masyarakat melayu kepri ungkapnya.

pada khalayak media massa di sekretariat YKSB 24/5. Pemecahan record kampong ini bersekala nasional mau pun internasional hanya penguatan budaya anyaman masyarakat saban tahun ketika menyambut hari raya Idul Fitri dan hari Raya Haji.

Sangat di sesalkan bahwa pemerintah provinsi kepri dalam hal ini PLT Gubernur Kepri Isdianto ketika di undang tidak hadir untuk memberikan sokongan serta supot terhadap kegiatan Budaya menganyam ketupat ini, begitu juga dengan PLT walikota Tanjugpinang Rahmah masih enggan untuk menyambangi kegiatan yang di maksud.

( Wak Aman )