Trending Topik di Kukar, Oknum Camat Diduga Melakukan Pelecehan Seksual

Kutai Kartanegara, Kaltim– Bermula dari postingan pada jejaring sosial Instagram group info_etam, yang diupload pada 14/05/2023, diberitakan seorang oknum Camat (LK), di Kabupaten Kutai Kartanegara telah dilaporkan ke Polisi atas dugaan pelecehan seksual” Mencium Pipi dan meremas payudara seorang wanita (korban pelecehan) yang diketahui merupakan bawahannya dan berstatus pegawai honorer di kantor camat tempat ia bekerja.

Mengantongi informasi tersebut tim jurnalis media beritainvestigasi.com bergegas mengejar informasi keberadaan korban guna mendalami kejadian tersebut.

Melalui relasi ke relasi didapatlah no wa korban, dari percakapan saat ditanya kronologis kejadian melalui wats’up Minggu, 14/5/2023 korban menyebut Masi trauma atas kejadian yang dialaminya, dirinya sampai- sampai tidak berani lagi masuk kerja.

Diceritakannya “kejadiannya tanggal 02 mei 2023 hari selasa jam 15.30 sore hari, awalnya ada panggilan telpon dari pak camat lewat kak V(nama singkat/ teman seruangan korban) untuk meminta saya(Mawar/ nama samaran)untuk mengambil berkas di ruangan pak camat, terus kak V bilang“ Mawar ambil berkas diruangan pak camat, katanya harus Mawar yang ambil berkasnya diruangan bapak” terus Mawar tanya, harus Mawar kah yang ambil kak ?, kata kak V “iya Mawar, pak camat sendiri tadi yang menelpon saya untuk minta Mawar yang ambil berkasnya diruangannya.
Setelah itu Mawar pergilah ambil berkasnya, Sebelum masuk ruangan pak camatkan ada 2 portirnya didepan jaga. Mawar tanya “kak ada pak camatkah diruangan kak ? dijawab sama portirnya “ada Mawar masuk aja” terus Mawar tanya lagi “gak papakah kak” dijawab lagi “iya gak papa masuk aja gak ada tamunya” setelah itu Mawar masuk. Diruangan pak camat posisinya tv nyala nyaring, hp pak camatkan dua, satunya dengarkan youtube tapi dengarkan ayat suci dan satu hp nya dipegangnya
untuk dimainkannya.
Jadi posisinya Mawar masuk ngetok pintu bilang “permisi pak” masuklah. Setelah masuk, posisinya Mawar berhadapan sama pak camat, posisinya pak camat duduk dikursinya yang berdepanan sama meja, terus pak camat tanya ke Mawar “kemana aja kamu gak ada turun, saya gak ada liat kamu?” terus Mawar jawab “saya mudik lebaran pak” ditanya lagi “kamu belum belebaranan sama saya?” terus Mawar jawab lagi “oh iya pak” langsung dong Mawar besaliman dengan pak camat posisinya behadapan berdiri terhalang meja, Mawar ciumkan tangannya seperti biasanya kita menghormati orang yang lebih tua kalo bersalaman, terus pak camat narik tangan Mawar, diciumnya pipi kanan pipi kiri Mawar pake mulut nya terus dahi Mawar diciumnya pake mulutnya setelah itu dagu Mawar dipegangnya dan hidung Mawar dipegangnya kaget dong, setelah itu Mawar langsung teduduk dikursi, ketika itu langsung tangannya pak camat meremas payudara Mawar makin kaget dong Mawar shock banget, bawaan panik, Mawar cuma sempat ngomong bapak ni ganjen setelah itu Mawar ambil berkasnya dengan alasan pengen cepat-cepat keluar dari ruangannya, terus pas mau keluar, kejadian itu terulang lagi sama posisinya seperti tadi juga makin panik mau nangis tapi langsung keluar dari ruangan pak camat, Kurang lebih begitu ceritanya” tutup Mawar menceritakan kronologis kejadian yang di alaminya.

Ditambahkannya Atas kejadian yang menimpanya tersebut, dirinya mengatakan telah melapor ke Polres Kukar.

Tersiarnya berita tak senonoh tersebut dikalangan masyarakat Kukar, akhirnya menjadi bahan pergunjingan hampir di setiap tempat, dimana secara pulgar dari mulut-kemulut mengkaitkan perilaku oknum camat tersebut layaknya perbuatan binatang dan tak tak beradab. “Alangkah baiknya jika Bupati mencopot oknum camat tersebut, supaya masyarakat tetap simpati terhadap kepemimpinan Bupati” celoteh salah seorang warga Kukar saat berbincang di warung.

Guna mengetahui perkembangan terbaru kasus ini, pihak redaksi mencoba menanyakan ke Kasat Reskrim Polres Kukar AKP I Made Suryadinata namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapat respon, Sedangkan Sekda Kukar, Sunggono juga enggan memberikan keterangan perihal Apakah secara kedinasan telah dilakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan serta apakah Pemkab Kukar akan bersikap tegas dan mengamini celotehan masyarakat seperti halnya yang dilakukan Pemkot Bandung pada bulan Desember 2022 yang lalu, Secara tegas  membebas tugaskan salah satu camatnya yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap stafnya (Red)