Urgensi Program Parenting Terhadap Lembaga Paud/TK di Kembang Janggut

Kutai Kartanegara, Kaltim- Berita investigasi.com Kelas Parenting ini diadakan di TK Islam Desa Kembang Janggut, Sabtu (03/08/2024) dihadiri oleh Guru-guru, Rohaniawan islam, Naskes dan beberapa orang tua wali murid dari PAUD/TK ISLAM dan TK Negeri yang ada di Desa Kembang Janggut.

Kelas Parenting adalah metode yang tepat bagi orang tua dalam pembentukan karakter anak. Parenting disini bukan hanya sekedar mengasuh anak, namun orang tua harus mendidik, membimbing dan melindungi setiap perkembangan anak.manfaat yang diperoleh dari kelas parenting yaitu menambah wawasan dan pengetahuan orang tua dalam hal pengasuhan anak sesuai dengan usia, karakter dan perkembangannya. Kelas Parenting memiliki 3 tujuan yaitu :

1. Meningkatkan kesadaran orang tua
2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam hal pengasuhan
3. Mempertemukan kepentingan dan keinginan antara pihak keluarga dan sekolah

H. Subli sebagai Ketua Yayasan TK Islam mengatakan bahwa orang tua harus berhati-hati dalam memberikan pendampingan terhadap anak ,mendidik dan menjaga anak setiap saat demi menciptakan anak-anak yang berbakti dan cerdas dan yang lebih penting adalah bersikap tegas terhadap anak dalam penggunaan gadget/HP.

“Untuk menciptakan anak yang soleh atau anak yg cerdas maka perlu ilmu.oleh karena itu orang tua harus terus belajar untuk dapat mendidik atau menjaga kesehatan bagi anak-anaknya”Ujar Subli
“Memang tidak mudah namun tetap harus belajar. faktor timbulnya permasalahan anak- anak saat ini yaitu kecanduan gadget/Hp, paling tidak orang tua bisa tegas untuk meminimalisir dalam penggunaan gadget kepada anak anak”Tambahnya

Sementara itu dari Rohaniawan Islam, Ustazah Kartini mengatakan “bahwa untuk mengajarkan anak dibawah umur sebagai orang tua harus manjadi contoh yang baik, dari segi bicara harus sopan, dari segi makan tidak boleh berlebihan, dari segi keinginan ada yang harus dibatasi. karena apa yang orang tua sampaikan dan lakukan akan terekam oleh anak anak”pungkasnya. (Arom)