
Samarinda – Kaltim – Beritainvestigasi.com. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Propinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Yayasan Senyum Harapan Nusantara (YSHN) Cabang Kaltim untuk mengadakan Kegiatan Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Langit-langit. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari keluarga pasien.
Operasi celah bibir dan langit-langit gratis yang dipelopori oleh Baznas Kaltim dan beberapa Lembaga lainnya diadakan di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda Sebrang mulai tanggal 25 – 27 Maret 2022.
Ada 21 peserta operasi celah bibir dan langit – langit ini, berasal dari berbagai Kota/Kabupaten yang ada di wilayah Kalimantan Timur, diantaranya Kukar, Kutim Kubar, Tenggarong dan Balikpapan. Serta 17 orang Dokter Spesialis Gigi dan Bedah Mulut turut dikerahkan untuk membantu Pelaksanaan program baksos tersebut.
Operasi yang digelar selama 3 hari berjalan lancar dan sesuai harapan. Hal tersebut disampaikan oleh Drg. Dedik Nurwidiantoro Sp. BM, Spesialis Bedah Mulut saat ditemui awak media jelang pemulangan pasien kloter pertama. Minggu (27/03/2022).
“Tidak ada kendala selama melakukan operasi, semua berjalan lancar. Saya berharap kepada para orang tua pasien agar mau mengikuti intruksi dari pihak panitia pelaksana Baksos, rajin kontrol dan tolong dikonsultasikan segera jika ada pendarahan, makan dijaga dan rajin minum obat,” ucap Dedik Nurwidiantoro.
Sementara itu, ditempat yang sama, Drg. Deasy Evriyani, M.Si, Ketua PDGI Cabang Samarinda kembali menegaskan agar selalu dikontrol ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat di daerah masing- masing
“Kami akan berkoordinasi dengan dokter gigi setempat karena program Baksos ini paripurna, jadi betul-betul kita pantau perkembanganya hingga penyembuhan,” kata Deasy.
Ucapan Terima Kasih dan rasa haru pihak orang tua pasienpun terlihat saat meninggalkan RSUD Inche Abdoel Moeis. Pasalnya, kegiatan yang dilakukan secara terorganisir dan memberikan pelayanan terbaik terhadap seluruh peserta operasi dan keluarganya.
Salah seorang ayah pasien, Ishak (40), ayah pasien yang bernama Revan asal Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim, mennyatakan, ini adalah program Baksos yang luar biasa. Kita semua sudah diistimewakan. Mulai dari kamar hotel, konsumsi dan ongkos transportasi kita dijamin oleh panitia.
“Saya merasa sangat terbantu mulai awal sampai akhir. Sekarang kami bisa melihat anak kami tersenyum dan lebih percaya diri. Terima kasih kepada BAZNAS, PDGI, YSHN dan drg. Nadia, Felicia serta para panitia lainnya. Kami do’akan semoga sukses dan program ini terus berlanjut,” pungkas Ishak pada Awak Media jelang pemulangan Revan (pasien-red) di RSUD Inche Abdoel Moeis. (Hos H).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).