Viral Kasus Asusila Calon DPRD Terpilih, Ketua KOMAR Angkat Bicara

Nasional, Riau, Rohul109 Dilihat

Muhammad Ikhsan Ketua Komar Provinsi Riau

Pekanbaru, Riau- Beritainvestigasi.com Viral pemberitaan seorang Caleg periode 2044-2029 DPDR Kabupaten Rohul terpilih dari Partai Gerindra diduga Melakukan perbuatan asusila, menjadi sorotan publik, salah satunya datang dari Ketua KOMAR. Kamis(11/07/2024).

Selaku putra asli Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau, Ketua Komunitas Mahasiswa Anak Rokan (KOMAR) Muhammad Ikhsan menilai perbuatan tidak terpuji tidak pantas lakukan, apalagi pelaku adalah seorang yang akan dilantik menjadi wakil rakyat.

Diduga calon anggota DPRD terpilih berinisial JK telah berselingkuh dengan wanita yang telah bersuami, berita tersebut menjadi viral di beberapa media Online.

Oleh Sebab itu, KOMAR menilai perilaku ini merupakan perbuatan bejad oleh calon wakil rakyat yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada rakyatnya.

“Anggota dewan yang sudah di pilih oleh masyarakat merupakan harapan banyak orang untuk bisa memberikan contoh baik kepada masyarakat. Namun, jika sudah melakukan perbuatan amoral tidak layak, bagaimana dia akan menjadi panutan bagi rakyatnya,” kata Ikhsan dengan nada marah, Rabu (3/7/2024).

Menurut Muhammad Ikhsan perbuataan amoral yang dilakukan oleh JK dapat mencoreng nama baik Partai Gerindra. Dimana tahun 2024 ini telah berhasil mengantarkan Prabowo sebagai Presiden RI.

“Perilaku bejad ini telah mencoreng nama besar Partai Gerindra. Untuk itu diharapkan, Partai Gerindra harus segera mengambil sikap atas dugaan perbuataan asusila terhadap calon anggota dewan terpilih yang sudah berselingkuh dengan wanita bersuami,” tegas Ketua Komar.

Dugaan perbuatan Asusila tersebut diungkapkan Komar merupakan hal yang bertentangan dengan norma dan aturan partai. Sehingga KOMAR menilai kejadian ini perlu dilaporkan langsung ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Riau dan akan menggelar aksi demonstrasi untuk menyuarakan supaya partai memberikan sanksi tegas terhadap JK.

“Saat ini kami sudah memasukkan laporan ke Kantor DPD Gerindra Provinsi Riau, pada 3 Juli 2024, lengkap beserta bukti pendukung. Namun jika Partai Gerindra tidak mengambil sikap atas laporan tersebut, KOMAR akan menggelar aksi untuk menyuarakan keadian ini di depan kantornya,” pungkas Ikhsan. (Red)

Sumber; nadariau.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *